JEMBER, Suarapaginews.com – Setelah beredar luas di media sosial kabar genangan air di sekitar Jalan RA Kartini dan perempatan Mapolres Jember saat hujan deras, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait bergerak cepat melalui Dinas PU Bina Marga untuk melaksanakan normalisasi saluran air, Rabu 4 November 2026.
Petugas lapangan turun langsung ke lokasi di Jalan Gatot Subroto samping Mapolres Jember guna mengeruk sedimen yang menumpuk di dasar saluran maupun bawah gorong‑gorong. Akumulasi sedimen inilah yang diduga menjadi penyebab aliran air terhambat sehingga terjadi genangan saat curah hujan tinggi.
Petugas lapangan yang terlihat di lokasi menyampaikan bahwa pekerjaan hari ini mencakup pengambilan sedimen sepanjang sekitar 25 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter pada jalur pembuangan. Target utamanya adalah agar air dapat dialirkan lancar menuju sungai dan tidak lagi menggenang di jalanan Jalan Gatot Subroto, RA Kartini serta titik‑titik rawan lainnya.
“Ini bentuk respon cepat atas keluhan masyarakat yang masuk melalui Wadul Guse maupun media sosial. Kemarin saat hujan deras perempatan Polres sempat tergenang, maka kami segera turun untuk membersihkan saluran,” ungkap petugas lapangan Mas Koko / Mas Toto di lokasi.
Melalui Wadul Guse, Gus Fawait terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait saluran mampet, genangan air, kerusakan drainase dan persoalan infrastruktur lainnya. Keluhan tersebut menjadi bahan tindak lanjut cepat bagi jajaran OPD termasuk Dinas PU Bina Marga.
Pemkab Jember menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari persiapan menyambut musim hujan. Dengan saluran yang bersih dan berfungsi normal, diharapkan jalan‑jalan utama di pusat kota Jember tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa suara masyarakat didengar dan ditindaklanjuti secara nyata. Ini semangat Jember Baru Jember Maju,” demikian arahan yang mengalir dalam gerakan lapangan tersebut. (Win)


