JEMBER, Suarapaginews.com – Peringatan HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) di Jember berlangsung semarak melalui Panggung Rakyat RRI Fest 2026. Kegiatan yang digelar selama enam hari, mulai 24 hingga 29 Agustus 2026, menghadirkan beragam pertunjukan seni sekaligus mempertemukan berbagai komunitas masyarakat dalam suasana penuh keakraban.
Panggung Rakyat tersebut merupakan hasil kolaborasi RRI Jember dengan Pena Acara, wadah bagi para pengisi acara yang secara rutin tampil di Programa 1 RRI Jember. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan yang dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi komunitas untuk menunjukkan kreativitasnya.
Antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Kepala RRI Jember, Anak Agung Gde Ngurah, S.Sos., M.Si., bersama jajaran karyawan dan DWP RRI Jember serta sejumlah tokoh masyarakat turut hadir menyaksikan berbagai pertunjukan yang disajikan di panggung rakyat.
Suasana semakin semarak ketika pertunjukan hadrah membuka rangkaian acara. Alunan musik bernuansa religi tersebut memberikan warna tersendiri sebelum penonton diajak menikmati tarian tradisional khas Banyuwangi yang dibawakan oleh Ikatan Keluarga Banyuwangi atau IKAWANGI.
Kehadiran seni tradisional tersebut menjadi gambaran keberagaman budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Jember. Setelah pertunjukan budaya, panggung kemudian berubah menjadi lebih dinamis dengan hadirnya sejumlah kelompok Line Dance yang tampil penuh energi.
Line Dance menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian besar dari penonton. Variasi musik yang digunakan membuat pertunjukan terasa semakin atraktif, karena para penari memadukan irama musik daerah, dangdut interaktif, hingga musik asing bernuansa klasik.
Wakil Ketua FKP RRI sekaligus anggota Gema GM FKPPI, Ria Sukariyadi, mengatakan keberagaman pertunjukan menjadi daya tarik tersendiri dalam Panggung Rakyat. Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok membuat suasana acara semakin hidup dan mampu menghibur masyarakat yang hadir.
“Daya tarik utama yang menyedot perhatian audiens menurut saya, selain tarian Banyuwangi dan hadrah, adalah penampilan Line Dance spektakuler dengan corak musik yang beragam,” kata Ria kepada RRI, 30 Agustus 2026.
Dari internal Pena Acara, sejumlah kelompok ikut ambil bagian dalam memeriahkan panggung, di antaranya Rujak Soto, Selawe/Momcant, Flamingo, Gema GM FKPPI, dan Gita Abadi. Mereka tampil secara bergantian sehingga penonton mendapatkan sajian pertunjukan yang beragam sepanjang kegiatan berlangsung.
Tidak hanya komunitas internal, Panggung Rakyat juga memberikan kesempatan kepada kelompok dari luar Pena Acara untuk berpartisipasi. Yasmin Family Line Dance, Forum Pembauran Kebangsaan, Perempuan Kebayakan Jember, serta kelompok lansia Selantang Bages turut ambil bagian dan memberikan warna berbeda dalam perayaan tersebut.
Rangkaian Panggung Rakyat RRI Fest 2026 pun menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi sarana mempertemukan berbagai kalangan. Melalui kolaborasi antarkomunitas, peringatan HUT ke-81 RRI di Jember tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga meneguhkan semangat gotong royong, keberagaman, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Editor: Win


