JEMBER, Suarapaginews.com – Menyambut musim cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, Polres Jember menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Kantor Pemkab Kabupaten Jember, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kesiapsiagaan lintas instansi untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir, tanah longsor, angin kencang, serta dampak cuaca buruk lainnya.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Wakapolres Jember Kompol Anthonio Effan Sulaiman, S.I.K., M.A., selaku Pembina Apel yang mewakili Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. Turut bertindak sebagai Perwira Apel AKP Dian Eko Timuriyono, S.H., M.H. (Kapolsek Mayang), sedangkan Komandan Apel diemban oleh Iptu Muhammad Romli, S.H. (Danton Dalmas A Polres Jember).
Kegiatan diikuti sekitar 400 orang peserta yang terdiri dari unsur Kodim 0824/Jember, Polres Jember, Dishub, Satpol‑PP, BPBD, Basarnas, Senkom, Rapi serta jajaran Kapolsek, Kepala OPD, organisasi kemasyarakatan dan relawan kebencanaan. Hadir pula perwakilan Bupati Jember melalui Adi Wijaya, S.STP., M.Si. (Kasat Pol‑PP Kabupaten Jember), perwakilan Forkopimda, PJU Polres Jember dan unsur‑unsur lintas sektor lainnya.
Dalam amanatnya, Kompol Anthonio Effan Sulaiman mengingatkan bahwa Kabupaten Jember memiliki wilayah yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan darurat tidak dapat dilakukan hanya oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergitas utuh dari seluruh unsur aparat, relawan dan masyarakat.
“Kita harus terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, mitigasi serta kecepatan respons di wilayah masing‑masing. Hilangkan ego sektoral, kedepankan kepentingan masyarakat, dan pastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, tepat, profesional serta humanis,” tegas Kompol Anthonio Effan Sulaiman.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, jalur komunikasi dan sistem koordinasi tetap berjalan optimal. Selain itu, petugas diminta aktif melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih mawas diri dan mengetahui langkah‑langkah evakuasi ketika terjadi darurat.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Polisi hadir bersama masyarakat untuk menjaga, mengingatkan dan bertindak cepat apabila bencana datang,” pungkas Wakapolres Jember.
Dengan apel siaga ini, seluruh unsur diharapkan semakin solid membentuk benteng pertahanan bersama guna meminimalisir korban jiwa dan kerugian akibat cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Jember. (Win)


