Jaga Hutan, Jaga Masa Depan! Wakapolres Jember Pimpin Patroli Karhutla di Sukorambi

SUARA PAGI
2 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan. Wakapolres Jember, Kompol A. Effan Sulaiman, S.I.K., M.A. turun langsung ke lapangan memimpin patroli pencegahan Karhutla di wilayah Kebun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jum’ at (18/9/2026)

Patroli ini dilaksanakan bersama Kasat Binmas AKP Agus Yudi, Kasi Propam IPTU Suwito, serta jajaran anggota kepolisian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jember dalam menjaga aset alam sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kerugian akibat kebakaran lahan.

Dengan mengusung semangat “Jaga Hutan, Jaga Masa Depan“, tim patroli menelusuri titik-titik rawan sekaligus berinteraksi langsung dengan warga setempat. Kehadiran rombongan menggunakan kendaraan khusus medan berat memudahkan akses menuju wilayah yang sulit dijangkau, memastikan tidak ada celah yang luput dari pengawasan.

Tujuan Patroli:

✅ Pengawasan Titik Rawan — Memantau langsung kondisi lahan dan hutan di Kebun Durjo serta sekitarnya yang berpotensi terbakar.

✅ Edukasi Masyarakat — Mengingatkan warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan, serta menyosialisasikan dampak buruk dan sanksi hukum atas pembakaran hutan.

✅ Sinergi Bersama Warga — Mengajak masyarakat ikut menjadi mata dan telinga, melaporkan segera jika melihat tanda-tanda kebakaran atau aktivitas mencurigakan.

✅ Kesiapsiagaan — Memastikan tim siap bergerak cepat apabila terjadi titik api, agar dapat dipadamkan sebelum meluas.

Kompol Effan menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan sekadar tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Hutan yang terjaga bukan hanya menjaga lingkungan saat ini, melainkan menjamin masa depan generasi mendatang.

Presisi, Humanis, Profesional” — semboyan Polres Jember diwujudkan dalam tindakan nyata: hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan bertindak tepat sasaran demi keamanan sekaligus kelestarian alam.

Kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan warga Desa Karangpring. Kehadiran langsung pimpinan di lokasi rawan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif: hutan adalah warisan yang wajib dijaga, bukan dijadikan lahan yang dihabisi.

SPN: Win

Share This Article
Tidak ada komentar