
Angka yang Membanggakan
Pada Juli 2026, TPK hotel setara bintang di Jember mencapai 48,97%. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2026. Dibandingkan bulan sebelumnya, Juni 2026 sebesar 48,91%, terjadi kenaikan 0,06 poin. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Juli 2025 tercatat 46,64%, maka terjadi lonjakan signifikan sebesar 2,33 poin persentase.
Tren Pergerakan yang Positif
Grafik TPK sepanjang 2026 memperlihatkan pergerakan yang terus membaik:
– Januari: 33,31%
– Februari: 34,44%
– Maret: 32,10% → titik terendah
– April: 36,42%
– Mei: 34,93%
– Juni: 48,91% → lonjakan terbesar
– Juli: 48,97% → rekor tertinggi
Lonjakan terbesar terjadi pada bulan Juni dan berhasil dipertahankan bahkan sedikit meningkat pada Juli, menunjukkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan maupun pelaku bisnis ke Kabupaten Jember secara berkelanjutan.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kenaikan hunian hotel ini bukan sekadar angka statistik. Dampaknya menjalar ke berbagai sektor ekonomi masyarakat:
– Meningkatnya permintaan jasa transportasi dan akomodasi;
– Mendorong perputaran ekonomi UMKM lokal, mulai dari kuliner hingga produk kerajinan;
– Meningkatnya pendapatan dan kesempatan kerja di sektor jasa dan pariwisata;
– Meningkatnya konsumsi belanja masyarakat di pusat-pusat perdagangan daerah.
Dasar Kebijakan ke Depan
Data ini menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk menyusun langkah strategis selanjutnya, antara lain:
– Memperkuat promosi pariwisata dan event daerah;
– Meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas ke destinasi wisata;
– Memperdalam kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, pengelola hotel, dan biro perjalanan;
– Menyusun kalender event yang berkelanjutan agar lonjakan kunjungan tetap terjaga sepanjang tahun.
Gus Fawait: Bukti Jember Terus Berkembang
Bupati Jember Gus Fawait menyambut baik data ini sebagai bukti nyata bahwa ekonomi Jember terus bergerak dan tumbuh. “Angka ini menunjukkan bahwa Jember semakin dikenal dan semakin diminati. Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat dan tamu dari luar daerah kepada Jember. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum ini, terus memperbaiki kualitas layanan, dan membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku usaha lokal untuk ikut merasakan dampaknya,” ujar Gus Fawait.
Meski tren positif ini patut disyukuri, Gus Fawait juga mengingatkan bahwa angka 48,97% masih memiliki ruang untuk terus ditingkatkan. “Kita tidak boleh cepat puas. Target kita ke depan adalah menembus angka yang lebih tinggi lagi, sehingga manfaatnya semakin terasa luas bagi seluruh lapisan masyarakat Jember,” tambahnya.
Dengan data yang solid dan strategi yang tepat, diharapkan pariwisata dan sektor jasa di Jember semakin kokoh menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga Kabupaten Jember.
Kabiro: Win


