Bupati Jember Beri Kepercayaan Istimewa, Sekdin Dinkes Dyah Jadi Plt Wadir SDM RSD Soebandi

SUARA PAGI
3 Min Read
IMG 20260903 004238
Bupati Jember Gus Fawait saat foto bersama Ibu Dyah Plt Wadir RSD Soebandi Jember 

JEMBER, Suarapaginews.com — Sebuah kejutan kehormatan sekaligus kepercayaan besar diterima oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Menjelang masa tugasnya berakhir, Dyah yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdin Dinkes) Kabupaten Jember, mendapatkan penunjukan langsung oleh Bupati Jember sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Direktur Sumber Daya Manusia (Wadir SDM) di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember, Kamis (3/9)

Penunjukan ini terasa istimewa karena datang di momen yang tak terduga tepat saat menjelang masa tugasnya usai. Keputusan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait ini dinilai sebagai bentuk apresiasi tinggi sekaligus pengakuan atas kinerja, loyalitas, dan dedikasi yang telah ditunjukkan Dyah selama mengemban amanah di Dinas Kesehatan Jember.

Sumber yang dekat dengan proses pengangkatan ini menyebutkan, penunjukan tersebut bukan tanpa alasan. Bupati Jember menilai sosok Dyah memiliki rekam jejak yang baik, pemahaman mendalam terhadap sistem pelayanan kesehatan, serta kemampuan manajerial yang matang kualifikasi yang dianggap sangat dibutuhkan untuk memimpin divisi SDM di rumah sakit daerah yang terus berkembang pesat.

Ini bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan amanah yang lebih berat dan strategis. Pengelolaan SDM di rumah sakit adalah jantung dari kualitas pelayanan kepada pasien. Bupati memberikan kepercayaan ini karena diyakini beliau mampu membawa perbaikan dan terobosan baru,” ungkap salah satu pejabat yang hadir saat penyerahan kepercayaan tersebut.

Sebagai Plt Wadir SDM RSD Soebandi, Dyah akan memegang peran sentral dalam perencanaan, pengembangan, penempatan, hingga pembinaan ribu tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di rumah sakit kebanggaan warga Jember ini. Tantangannya pun tidak ringan: mulai dari peningkatan kesejahteraan, pengembangan kompetensi, hingga penataan sistem kerja yang efisien dan transparan.

Keputusan ini pun menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak memandang ini sebagai langkah strategis Bupati Jember untuk menyuntikkan energi baru dan kepemimpinan yang berpengalaman di sektor kesehatan langsung ke jantung operasional rumah sakit daerah. Namun di sisi lain, penunjukan di momen menjelang akhir masa tugas juga memicu pertanyaan publik: apakah langkah ini bagian dari rotasi rutin atau persiapan menyambut kebijakan besar terkait penguatan manajemen RSD Soebandi ke depannya?

Terlepas dari itu, kejutan kehormatan ini menjadi bukti bahwa di pemerintahan Jember, kinerja dan dedikasi tetap menjadi tolok ukur utama dalam penempatan pejabat di posisi-posisi strategis. Kini, publik menanti: terobosan apa saja yang akan dibawa Bu Dyah di posisi barunya, dan bagaimana ia membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan Bupati Jember tidak sia-sia.

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa manajemen SDM di RSD Soebandi akan semakin diperkuat, demi pelayanan yang lebih profesional, manusiawi, dan berkualitas bagi seluruh warga Jember. Tentu saja, masyarakat berhak menilai hasilnya di lapangan.

Kabiro: Win

Share This Article
Tidak ada komentar