Wali kota Agustina Jajaki Kolaborasi Seni dan Budaya dengan Spanyol, Kota Semarang Disiapkan Jadi Tuan Rumah Event Internasional 2027

SUARA PAGI
3 Min Read

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mulai menjajaki kerja sama seni dan budaya dengan Pemerintah Spanyol. Salah satu rencana yang mengemuka yakni penyelenggaraan event budaya kolaboratif antara Kedutaan Besar Spanyol dan Pemerintah Kota Semarang pada semester pertama tahun 2027.

Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, H.E. Mr. Bernardo de Sicart Escoda, yang diterima langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng di Kantor Wali Kota Semarang, pada Selasa (19/5/26).

Duta Besar Spanyol menyampaikan ketertarikannya menghadirkan kegiatan budaya bersama di Kota Semarang sebagai bagian penguatan hubungan antara Indonesia dan Spanyol.

“Kami berharap tahun depan dapat menyelenggarakan acara budaya bersama di Kota Semarang. Kami sangat terbuka menerima ide dan gagasan dari Pemerintah Kota Semarang untuk dipersiapkan bersama,” ujar Bernardo.

Tak hanya itu, Kedutaan Besar Spanyol juga menawarkan kemungkinan menghadirkan pameran budaya bertema warisan Muslim di Spanyol, termasuk pameran tentang Alhambra yang sebelumnya digelar di Kota Tua Jakarta.

Agustina menyambut positif tawaran tersebut. Menurutnya, kolaborasi budaya internasional menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi Kota Semarang sebagai kota kreatif dan kota bersejarah yang terbuka terhadap jejaring global.

“Kota Semarang memiliki karakter yang sangat dekat dengan kota-kota bersejarah di Spanyol. Kami sama-sama kota pesisir yang hidup dari perjumpaan budaya, perdagangan, dan sejarah panjang,” kata Agustina dalam sambutannya.

Ia menggambarkan hubungan Kota Semarang dan Spanyol layaknya sebuah gramofon klasik yang menyimpan rekaman panjang peradaban dunia. Kota Lama Semarang dan kota-kota tua di Spanyol disebutnya sebagai “piringan hitam sejarah” yang terus dijaga agar tetap hidup dan relevan.

Selain budaya, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata, pengembangan kota bersejarah, teknologi lingkungan, hingga _smart city_. Pemerintah Kota Semarang tertarik mempelajari pengelolaan kota dan teknologi lingkungan dari sejumlah kota di Spanyol seperti Barcelona dan Valencia.

Agustina juga membuka peluang pengembangan wisata kapal pesiar internasional melalui Pelabuhan Tanjung Emas agar wisatawan mancanegara, termasuk dari Spanyol, dapat menikmati destinasi sejarah dan budaya di Kota Semarang.

“Kami terbuka terhadap peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan lingkungan dan ketahanan air bersih di wilayah pesisir,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Spanyol turut memperkenalkan Camino de Santiago, jalur ziarah berusia lebih dari 1.200 tahun di Spanyol yang menjadi salah satu simbol persatuan budaya Eropa. Ia menyebut, sejarah panjang dan kekayaan budaya menjadi salah satu alasan kuat wisatawan Indonesia tertarik datang ke Spanyol.

Pertemuan itu menjadi langkah awal penguatan hubungan Kota Semarang dengan Spanyol, sekaligus membuka peluang hadirnya event budaya internasional yang dapat mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan diplomasi budaya Kota Semarang ke depan.

 

Pewarta : Humas/ Red

Share This Article
Tidak ada komentar