Gus Fawait: Alun-Alun Jember Penuh Euforia di Konser Sapa Festival Kemerdekaan

SUARA PAGI
2 Min Read

Bupati Jember Gus Fawait foto bersama Ndarboy Genk dan warga Jember.

JEMBER, Suarapaginew.com — Suasana Alun-Alun Jember benar-benar meledak dalam semangat kemerdekaan! Malam ini, ribuan warga berkumpul penuh sukacita dalam Konser Sapa Festival Suara Kemerdekaan 2026 yang dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, Rabu (19/8) malam.

Kehadiran grup musik legendaris asal Jawa Timur, Ndarboy Genk, menjadi daya tarik utama yang membakar semangat penonton. Musik, joget, dan semangat kemerdekaan berpadu menjadi satu, menciptakan euforia kebersamaan yang hangat dan meriah di tengah masyarakat Jember.

Bupati Fawait menyampaikan antusiasmenya: “Malam hari ini Jember benar-benar meriah! Alun-Alun Jember dipenuhi energi dan euforia warga dalam Konser Sapa Festival Suara Kemerdekaan 2026 bersama Ndarboy Genk!”

Panggung Alun-Alun Jember tampak hidup dengan irama musik yang dinyanyikan bersama oleh ribuan penonton. Bukan sekadar hiburan, acara ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan warga dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Semangat kemerdekaan tak hanya diucapkan dalam pidato, tetapi juga dirasakan lewat irama musik yang menyatukan hati semua orang.

Musik yang dibawakan Ndarboy Genk seakan menjadi bahasa persatuan yang dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Lagu-lagu yang dinyanyikan bersama menciptakan suasana kekeluargaan yang kental, menunjukkan bahwa Jember adalah rumah bersama yang hidup, dinamis, dan penuh semangat.

“Musik, joget, dan semangat kemerdekaan berpadu jadi satu malam yang penuh keseruan. Jember malam ini pecah banget!” ungkap Bupati Fawait, menggambarkan betapa meriahnya antusiasme warga yang hadir sejak sore hingga malam menjelang.

Acara seperti ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang menyenangkan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Hiburan yang positif dan merakyat menjadi salah satu cara Pemkab Jember menjaga semangat kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat.

Malam itu, Alun-Alun Jember bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan saksi bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan dinyanyikan dengan penuh sukacita oleh rakyatnya sendiri.

Kabiro: Win

Share This Article
Tidak ada komentar