JEMBER, Suarapaginews.com — Tak duduk tenang di ruang kerja, Bupati Jember Muhammad Fawait justru memilih turun ke jalan dengan cara yang berbeda. Mengayuh sepeda bersama warga, beliau menyusuri rute di wilayah Tanggul hingga Jember Selatan, bukan sekadar olahraga, melainkan melakukan pemantauan langsung kondisi infrastruktur yang menjadi keluhan warga sehari-hari, Kami (1/10)
Di sepanjang perjalanan, Bupati mencatat satu per satu titik yang memerlukan perhatian: jalanan berlubang yang membahayakan pengguna jalan, hingga lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam dan membuat warga merasa tidak aman saat melintas malam hari.
“Saya tidak ingin hanya mendengar laporan di atas kertas. Lewat gowes ini, saya lihat sendiri apa yang dirasakan warga setiap hari. Jalan yang rusak, lampu yang mati—ini bukan sekadar catatan, melainkan prioritas yang harus segera dituntaskan,” tegas Bupati Muhammad Fawait.
Langkah ini dinilai langsung, jujur, dan menyentuh akar persoalan. Wilayah Tanggul dan Jember Selatan selama ini menjadi salah satu kawasan yang paling membutuhkan perhatian pembangunan infrastruktur, namun seringkali tertinggal dibanding kawasan pusat kota.
Melalui kegiatan ini, Bupati menegaskan: tidak ada jalan yang terabaikan, tidak ada warga yang tidak didengar.
Bukan sekadar melihat dan pergi, Bupati langsung memberikan arahan kepada jajaran dinas terkait untuk segera melakukan pemetaan menyeluruh dan memprioritaskan perbaikan di titik-titik yang telah teridentifikasi.
Perbaikan jalan serta pemasangan ulang PJU yang rusak akan masuk dalam daftar prioritas kerja Pemerintah Kabupaten Jember agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Warga yang menyambut kedatangan Bupati menyambut baik langkah ini. Menurut mereka, kepala daerah yang hadir langsung ke lapangan dengan cara sederhana namun bermakna seperti ini membuktikan bahwa perhatian pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Dengan semangat itu, Bupati Muhammad Fawait berjanji akan terus memanfaatkan berbagai kesempatan—termasuk kegiatan olahraga bersama—untuk menyapa warga sekaligus memastikan pembangunan Jember merata, dari pusat hingga pelosok desa.
(Win)


