JEMBER, Suarapaginews.com — Kesehatan bukan sekadar soal mengobati ketika sakit. Kesehatan adalah soal memastikan setiap warga mendapat pelayanan yang mudah, dekat, dan tepat saat dibutuhkan. Inilah prinsip yang terus dipegang teguh Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam mengawal program unggulan Home Care Jember, Rabu (16/9/2026)
Program ini dirancang bukan untuk menggantikan puskesmas atau rumah sakit, melainkan hadir di ruang yang selama ini terabaikan: mendatangi warga yang memiliki keterbatasan menjangkau fasilitas kesehatan. Bagi mereka yang sulit beranjak dari rumah, tenaga kesehatannyalah yang bergerak mendatangi memeriksa, merawat, dan memantau langsung di kediaman warga.
Evaluasi Berkala, agar tidak sekadar tampil
Bupati Fawait menegaskan, program ini tidak boleh berjalan di tempat. Diperlukan evaluasi dan penguatan berkelanjutan agar setiap kendala yang muncul di lapangan segera dicarikan solusinya.
“Kami tidak ingin tenaga kesehatan dan armada yang sudah disiapkan hanya berjalan tanpa arah. Setiap kendala harus diselesaikan, agar apa yang sudah disediakan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Inti dari seluruh langkah ini sederhana namun mendalam: pelayanan kesehatan harus hadir lebih dekat ke warga. Bukan sekadar program yang tertulis di papan pengumuman, melainkan kehadiran yang benar-benar terasa oleh mereka yang paling membutuhkan.
Hadir, Mendampingi, Tak Membiarkan Sendiri
“Home Care Jember hadir untuk membantu, mendampingi, dan memastikan tidak ada satu warga pun yang merasa sendirian dalam mendapat pelayanan kesehatan,” ujar Bupati Fawait.
Dengan semangat inilah Pemkab Jember terus memastikan pembangunan tidak meninggalkan siapa pun terutama mereka yang paling sulit dijangkau. Karena di Jember, kesejahteraan bukan kemewahan, melainkan hak yang diupayakan sampai ke depan pintu rumah.
Editor: Win


