Program “Guse Cinta Kesehatan”: Gus Fawait Berikan 11 Jenis Operasi Gratis untuk Semua

SUARA PAGI
2 Min Read

JEMBER, suarapaginews.com – Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait) kembali menghadirkan terobosan kesehatan yang luar biasa melalui program “Guse Cinta Kesehatan”. Program ini memberikan kesempatan operasi gratis bagi seluruh masyarakat tak hanya warga Jember, tetapi juga warga dari luar Kabupaten Jember, Jum’at (28/8/2026).

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Gus Fawait dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.

Syarat Mudah, Pendaftaran Dua Jalur

Pendaftaran dibagi menjadi dua kategori:

– Warga Jember: Mendaftar langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa identitas diri dan dokumen yang diperlukan.

– Warga Luar Jember: Mendaftar melalui kanal Wadul Guse di nomor WhatsApp 0811-3031-1188.

11 Jenis Operasi yang Ditanggung Gratis

Ada sebanyak 11 kategori kondisi medis yang dapat mengakses layanan operasi gratis ini:

1. Penderita katarak & pterigium

2. Sumbing bibir & langit-langit, baru/revisi

3. Polidaktili & sindaktili tangan/kaki

4. Kelainan kaki (talipes equinovarus/valgus)

5. Fimosis & hipospadia, baru/revisi

6. Hernia anak/dewasa dengan akses sulit atau antrean panjang

7. Meningokel & hidrosefalus, baru/revisi

8. Penderita yang membutuhkan protesis tangan/kaki palsu

9. Penderita yang membutuhkan bola mata palsu

10. Siswa SD, SMA, dan lanjut usia yang membutuhkan kacamata

11. Penderita yang membutuhkan alat bantu dengar

Bukan Sekadar Janji, Akses Kesehatan yang Nyata

Dipimpin langsung oleh Gus Fawait dan didukung TP3D Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, program ini menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berkualitas adalah hak setiap warga tanpa sekat wilayah maupun status ekonomi.

“Bersama Jember, wujudkan masyarakat yang lebih sehat” demikian semangat yang diusung program ini. Dengan adanya program “Guse Cinta Kesehatan”, diharapkan tidak ada lagi warga yang tertunda pengobatannya karena keterbatasan biaya.

Kabiro: Win

Share This Article
Tidak ada komentar