JEMBER, Suarapaginews.com — Sebuah terobosan besar bagi jantung perekonomian rakyat Jember. Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait menegaskan komitmen kuatnya untuk merevitalisasi Pasar Tanjung yang telah berdiri selama 53 tahun, menjadi bangunan baru bertingkat tiga yang modern, nyaman, dan layak tanpa mengorbankan satu pun pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di sana, Kamis (17/9/2026)
Rencana Pembangunan 3 Lantai, Semua Tertampung
Revitalisasi ini dirancang untuk menampung seluruh pedagang, baik yang sudah menempati ruang di dalam maupun yang selama ini berdagang di luar. Tidak ada penggusuran, tidak ada yang dipulangkan. Semua akan mendapatkan tempat yang tertata, aman, dan memadai.
Sebagai langkah awal, 69 unit kios di lantai dua telah disiapkan dan akan diberikan secara gratis bagi para pedagang. Langkah ini membuktikan bahwa pembangunan tidak boleh mematikan sumber penghidupan rakyat justru harus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Dibangun Bersama Rakyat, Untuk Rakyat
Bupati Fawait menegaskan, penataan ini tidak memihak siapa-siapa. Pedagang kecil adalah tulang punggung ekonomi masyarakat, dan pembangunan pasar harus menjamin mereka tetap bisa berdagang dengan tenang.
“Kami tidak membangun untuk menghalau, melainkan untuk menata agar lebih baik. Sama-sama wong cilik, sama-sama berjuang maka kesejahteraan harus dirasakan oleh semua,” ujarnya.
Pasar Dibenahi, Usaha Tetap Berputar
Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas perdagangan tidak akan dihentikan. Pemkab Jember telah menyiapkan skema relokasi sementara agar roda perekonomian terus berputar tanpa putus. Prinsipnya tegas: Pasar dibenahi, usaha tetap berjalan.
Dengan rampungnya pembangunan ini, Pasar Tanjung bukan hanya akan tampil lebih gagah dan rapi, tetapi juga menjadi ruang yang adil tempat di mana kemajuan dan kemanusiaan berjalan beriringan. Sebuah bukti nyata semangat “Jember Baru, Jember Maju” yang benar-benar menyentuh kehidupan rakyat terkecil.


