Ratusan Kepala Desa Jember Kuasai Ruang Paripurna, Darurat Pembangunan Desa

SUARA PAGI
2 Min Read

Jember, suarapaginew.com – Suara lantang para pemimpin desa Kabupaten Jember kini bergema di ruang tertinggi pemerintahan. Ruang Paripurna dipenuhi dan dikuasai sepenuhnya oleh Kepala Desa dari seluruh penjuru Jember, berkumpul menjadi satu dalam Aksi Hearing bertajuk “Darurat Pembangunan Desa”, Senin, 10 Agustus 2026.

Sekitar 100 perwakilan berkumpul di ruangan yang biasanya berisi para pejabat tinggi, kini dipenuhi seragam khas pemimpin desa. Kehadiran mereka menyampaikan pesan tegas: desa tidak bisa lagi menunggu, rakyat desa sudah menuntut kepastian.

Pemberitahuan telah disampaikan resmi sebelumnya, dan kini mereka hadir tepat waktu — menyambangi DPRD terlebih dahulu, lalu beriringan menuju Kantor Bapenda Jember untuk menyampaikan langsung kepada Bupati yang di wakili Plt Sekda Kabupaten Jember.

Ruangan yang penuh sesak itu menjadi bukti keseriusan bersama. Jalan rusak yang belum diperbaiki, jembatan yang hampir ambruk, hingga pemangkasan anggaran desa membuat mereka tak bisa lagi berdiam diri di tempat masing-masing.

Mereka hadir bukan untuk menuntut hal berlebihan, melainkan meminta kepastian: kapan jalan dibangun, berapa anggaran yang disiapkan, dan bagaimana pembangunan desa akan dijalankan. Warga desa sudah lelah mendengar alasan “belum ada anggaran”.

Para Kepala Desa ingin disampaikan langsung di hadapan pimpinan daerah: persoalan ini sudah mendesak. 226 desa di Jember berhak mendapat perhatian yang sama, dan solusinya harus segera dicari bersama.

Suasana di Ruang Paripurna pun menjadi saksi tekad mereka — satu suara, satu tujuan. Desa tidak meminta janji manis, desa meminta kepastian kapan pembangunan benar-benar dimulai dan dirasakan rakyat.

Kehadiran ratusan Kepala Desa di ruangan ini diharapkan menjadi titik balik. Agar pemerintah daerah benar-benar hadir menyelesaikan persoalan desa, bukan sekadar mendengarkan lalu kembali diam.

Kabiro: Win

Share This Article
Tidak ada komentar