Pekalongan Siaga Hadapi Musim Kemarau, Apel Kesiapsiagaan Libatkan TNI, Polri hingga Relawan Digelar

SUARA PAGI
3 Min Read

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Musim Kemarau Tahun 2026 di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/7/2026) pagi. Apel ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi bencana yang dipicu musim kemarau, seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga gagal panen.

Apel dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S dan diikuti Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si beserta jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Kapolsek jajaran Polres Pekalongan, unsur TNI, BPBD, PMI, Perhutani, Damkar, Satpol PP, hingga puluhan organisasi relawan kebencanaan.

Selain apel, kegiatan juga dirangkai dengan pengecekan kesiapan personel, kendaraan operasional, serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Berbagai kendaraan taktis dan kendaraan operasional dari Polres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, BPBD, PMI, Damkar, hingga armada backbone Polsek jajaran ditampilkan sebagai bentuk kesiapan menghadapi situasi darurat.

Dalam amanatnya, Sukirman mengapresiasi seluruh pihak yang hadir dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan semakin meningkat akibat fenomena El Nino.

“Beberapa waktu lalu kita bersama Kapolres dan Dandim telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak. Saat ini kita harus meningkatkan kesiapsiagaan karena ancaman kekeringan, kebakaran hutan, hingga gagal panen mulai meningkat,” kata dia.

Sukirman mengungkapkan, pemerintah daerah telah melakukan langkah antisipasi, salah satunya dengan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mulai mengalami kekeringan, termasuk di tiga dukuh di Kecamatan Sragi pada pekan sebelumnya.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa untuk aktif menyampaikan edukasi mengenai penghematan air dan pencegahan kebakaran selama musim kemarau.

Plt. Bupati juga mengajak seluruh instansi, relawan, tokoh agama, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mengurangi risiko bencana. Ia berharap kesiapsiagaan yang telah dibangun dapat memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

Apel tersebut diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim dan LH, DKKP, Linmas, Perhutani, PMI, serta berbagai organisasi relawan seperti Tagana, Bagana, MDMC, LPBI NU, Kokam, Senkom, ORARI, RAPI, hingga komunitas SAR di Kabupaten Pekalongan.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh personel, peralatan, dan sistem koordinasi siap digunakan dalam menghadapi potensi bencana selama puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Share This Article
Tidak ada komentar