
JEMBER, suarapaginew.com — Kisah Amel, seorang anak yang tinggal di Dusun Manggis, Desa Sukorambi, Kabupaten Jember, menyentuh hati banyak warga. Anak tersebut sempat hampir berhenti bersekolah karena sepasang sepatunya sudah rusak parah dan tak lagi layak dipakai, Kamis (6/8)
Keterbatasan ekonomi yang melilit keluarganya membuat Amel tak mampu membeli perlengkapan sekolah baru. Alas kaki dan tas yang seharusnya menemaninya menuntut ilmu sudah tak layak digunakan, sehingga ia terpaksa hampir tak bisa melanjutkan pendidikan secara normal.
Kondisi tersebut terdengar hingga ke telinga Camat Sukorambi. Tak berdiam diri, beliau bergerak cepat mendatangi kediaman Amel untuk melihat langsung keadaan anak keluarga tersebut.
Di sana, Camat Sukorambi bersama tim menyerahkan bantuan berupa sepatu dan tas baru sebagai bekal Amel kembali menapaki jalan menuju sekolah. Pemberian sederhana itu menjadi harapan baru bagi Amel.
Dengan mata berbinar dan hati penuh haru, Amel menerima pemberian tersebut. Ia pun berjanji akan belajar dengan tekun dan rajin demi meraih cita-citanya.
Amel bercita-cita kelak menyandang gelar sarjana. Ia ingin membuktikan bahwa kesulitan saat ini bukan penghalang masa depan, sekaligus membanggakan kedua orang tuanya yang telah berjuang membesarkannya.
Kisah Amel sejalan dengan semangat Bupati Jember Gus Fawait, yang senantiasa mengutamakan pendidikan bagi setiap anak tanpa terkecuali.
Bahwa setiap anak berhak mendapat kesempatan belajar, meraih mimpi setinggi langit, dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah.
(Win)


