JEMBER, Suarapaginews.com — Sebuah kehormatan sekaligus momen pengukuhan persaudaraan terjadi di Kabupaten Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), secara resmi menerima kunjungan Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun, Drs. H.R. Moerdjoko H.W., Minggu (4/10/2026)
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa — melainkan ikatan silaturahmi yang mempererat jalinan persaudaraan antara Pemkab Jember dengan keluarga besar PSHT, salah satu organisasi pencak silat terbesar dan tertua di tanah air.
NILAI LUHUR SEBAGAI PONDASI KEBERSAMAAN
Dalam pertemuan yang penuh kehangatan dan penghormatan ini, Gus Fawait menegaskan bahwa semangat persaudaraan, budi pekerti luhur, serta sikap saling menghormati bukan sekadar kata-kata — melainkan nilai yang harus terus dirawat, dijaga, dan dihidupkan di tengah masyarakat.
“Semangat persaudaraan, budi pekerti luhur, dan sikap saling menghormati menjadi nilai yang penting untuk terus kita rawat,” ujar Gus Fawait menyambut kedatangan rombongan.
Beliau menekankan, kehadiran keluarga besar PSHT bukan sekadar memperkuat organisasi, melainkan berkontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter — tidak hanya tangguh fisiknya, tetapi kokoh moralnya.
“Saya berharap keluarga besar PSHT terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter serta hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” harap Gus Fawait.
BERSAMA MEMBANGUN JEMBER YANG GUYUB, AMAN, DAN DAMAI
Gus Fawait menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan dan kebersamaan yang terjalin. Silaturahmi ini, menurut beliau, menjadi kekuatan tambahan untuk melangkah bersama menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan membangun Jember yang semakin harmonis.
“Terima kasih atas kunjungan dan kebersamaannya. Semoga silaturahmi ini semakin menguatkan langkah kita dalam menjaga kerukunan dan membangun Jember yang guyub, aman, serta damai,” pungkas Gus Fawait.
Pertemuan ini menegaskan: kekuatan pembangunan tidak hanya dari pemerintahan semata, melainkan bersumber dari persatuan seluruh elemen masyarakat — termasuk organisasi yang menjaga warisan budaya, kedisiplinan, dan akhlak mulia seperti PSHT.
(Win)


