Bupati Jember Gus Fawait Salurkan Rp187,38 Miliar Revitalisasi Sekolah: 258 Lembaga, Negeri & Swasta Tanpa Diskriminasi!

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Langkah nyata untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kembali diwujudkan Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), resmi menyalurkan anggaran revitalisasi pendidikan sebesar Rp187,38 miliar yang menyasar 258 lembaga pendidikan di seluruh penjuru Kabupaten Jember.

Dana ini disalurkan tanpa membeda-bedakan status: baik sekolah negeri maupun swasta mendapatkan porsi yang adil dan proporsional, Kamis (1/10)

Rp187,38 Miliar untuk 258 Sekolah — Negeri & Swasta Sama Diperhatikan

Dana bantuan revitalisasi ini telah disalurkan kepada 258 lembaga pendidikan yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Rinciannya:

– ✅ 121 sekolah negeri

– ✅ 137 sekolah swasta

Tidak ada diskriminasi. Semua berhak mendapatkan fasilitas belajar yang layak, aman, dan nyaman. Inilah yang ditekankan langsung oleh Gus Fawait:

“Pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Alokasi dana revitalisasi ini kami bagikan secara proporsional, baik untuk lembaga negeri maupun swasta, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas belajar yang layak tanpa ada diskriminasi,” tegas Bupati Jember.

 

Alokasi Merata dari PAUD Hingga SMP

Pemerataan ini menyentuh seluruh jenjang pendidikan, dimulai sejak usia dini:

🔹 PAUD & TK — Rp46,25 miliar untuk 117 lembaga

Terdiri dari 3 lembaga negeri dan 114 lembaga swasta. Investasi sejak dini dilakukan agar fondasi pendidikan anak-anak Jember kokoh sejak awal.

🔹 SD — Alokasi Terbesar — Rp123,94 miliar untuk 120 lembaga

Mencakup 106 SD negeri dan 14 SD swasta. Sebagai jenjang dasar terbanyak, SD mendapat porsi terbesar agar ruang belajar, atap, lantai, jendela, hingga meja kursi siswa kembali layak digunakan.

🔹 SMP — Rp17,18 miliar untuk 21 lembaga

Terdiri dari 12 SMP negeri dan 9 SMP swasta. Perbaikan sarana dan prasarana tetap berjalan untuk memastikan kenyamanan belajar siswa tingkat lanjutan pertama.

 

Pengawasan Ketat: Tepat Sasaran, Tepat Waktu

Gus Fawait menegaskan, program ini tidak berhenti pada penyaluran dana. Pemkab Jember akan terus memantau pelaksanaan pekerjaan agar berjalan sesuai rencana, tepat mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Masyarakat pun diajak ikut mengawasi.

“Jika menemukan pengerjaan yang kurang sesuai atau janggal, sampaikan melalui Wadul Gus’e. Transparansi bukan sekadar janji, melainkan jalan yang kita pilih agar setiap rupiah yang dipakai kembali menjadi manfaat bagi anak-anak Jember,” ungkap Gus Fawait.

Dengan anggaran hampir Rp188 miliar ini, Jember membuktikan: pembangunan pendidikan bukan milik satu golongan saja. Negeri dan swasta sama-sama dijunjung, anak-anak dari berbagai latar belakang sama-sama berhak bermimpi tinggi di ruang kelas yang aman, bersih, dan layak.

Jember Baru, Jember Maju — dimulai dari sekolah yang baik.

 

(Win)

Share This Article
Tidak ada komentar