Bupati Muhammad Fawait: Kasus ISPA, Pneumonia & ILI di Jember Sudah Menurun Tajam!

SUARA PAGI
2 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Kabar gembira datang dari dunia kesehatan Kabupaten Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengonfirmasi adanya penurunan signifikan jumlah pasien tiga jenis penyakit pernapasan yang sempat merebak dalam sebulan terakhir. Kondisi ini tercatat merosot tajam pada pekan ke-38 tahun 2026, setelah sebelumnya mengalami kenaikan berturut-turut.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember, tiga penyakit yang menjadi sorotan utama adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, serta ILI (Influenza-like Illness). Ketiganya sempat mengalami lonjakan kasus sejak pekan ke-35 hingga pekan ke-37 tahun 2026, sebelum akhirnya menunjukkan tren penurunan pada pekan berikutnya.

Berikut rincian perkembangan kasus:

🔹 ISPA

– Pekan ke-35 (24–30 Agustus): 2.187 kasus

– Pekan ke-36 (31 Agustus–6 September): 2.482 kasus

– Pekan ke-37 (7–13 September): 2.893 kasus (puncak kenaikan)

– Pekan ke-38 (14–20 September): 1.048 kasus (menurun tajam)

🔹 Pneumonia

– Pekan ke-35: 199 kasus

– Pekan ke-36: 213 kasus

– Pekan ke-37: 342 kasus (puncak kenaikan)

– Pekan ke-38: 147 kasus (menurun)

🔹 ILI (Influenza-like Illness)

– Pekan ke-35: 150 kasus

– Pekan ke-36: 192 kasus

– Pekan ke-37: 224 kasus (puncak kenaikan)

– Pekan ke-38: 57 kasus (menurun signifikan)

ILI sendiri merupakan kumpulan gejala infeksi saluran pernapasan akut yang menyerupai flu, ditandai dengan demam tinggi di atas 38°C, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, pegal-pegal, hingga pusing kepala.

Menanggapi data tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan kabar ini secara langsung, Selasa (29/9/2026).

“Alhamdulillah, sudah ada penurunan jumlah pasien, baik yang dirawat di rumah sakit pemerintah maupun swasta, serta di seluruh Puskesmas di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait dengan nada lega.

Meski tren positif telah terlihat, Bupati mengimbau masyarakat untuk tidak melonggarkan kewaspadaan. Pola hidup sehat, menjaga kebersihan, istirahat cukup, serta segera berobat jika mengalami gejala tetap menjadi langkah utama perlindungan diri.

Pemkab Jember melalui Dinas Kesehatan akan terus memantau perkembangan situasi secara ketat, memastikan pelayanan kesehatan tetap siap sedia dan merespons cepat setiap perubahan kondisi di lapangan.

SPN: Win

Share This Article
Tidak ada komentar