JEMBER, Suarapaginews.com — Suasana cemas menyelimuti lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Jatiagung, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Selasa (22/9/2026). Puluhan siswa dilarikan ke Puskesmas Gumukmas setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para siswa yang masih berusia dini itu menunjukkan gejala serupa tak lama setelah menikmati makan siang dari program pemerintah. Keluhan yang muncul antara lain rasa mual yang hebat, pusing, nyeri perut, hingga gangguan pencernaan. Orang tua segera membawa anak-anak mereka ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Tim medis Puskesmas Gumukmas bergerak cepat memberikan pertolongan pertama, pemantauan kondisi, dan perawatan kepada seluruh siswa yang terdampak. Hingga kini kondisi para siswa dilaporkan mulai membaik, namun tetap dipantau ketat oleh tenaga kesehatan.
Menanggapi insiden ini, Ketua Satgas MBG sekaligus Pj Sekda Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menegaskan penanganan telah dilakukan secara menyeluruh. Satgas segera menurunkan tim gabungan yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember guna mengambil sampel sisa makanan, peralatan, serta bahan baku yang digunakan untuk diteliti di laboratorium.
“Kami tidak menutup mata. Setiap kejadian ini menjadi perhatian serius. Sampel telah diambil untuk pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya. Kami pastikan tidak ada yang diabaikan,” ujar Achmad Imam Fauzi.
Penyelidikan juga menelusuri rantai penyediaan, pengolahan, hingga penyaluran makanan agar dapat diketahui titik permasalahannya. Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen mengumumkan hasil penyelidikan secara transparan kepada masyarakat, sekaligus mengambil langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Orang tua dan warga diminta tetap tenang dan percaya pada proses penanganan yang sedang berjalan. Pihak berwenang menjamin keselamatan dan kualitas gizi program MBG akan terus dijaga ketat demi kesehatan para siswa.


