JEMBER, Suarapaginews.com – Kemajuan teknologi memudahkan kehidupan, namun di sisi lain membuka celah bagi kejahatan siber yang kian mengintai masyarakat. Polres Jember pun turun tangan mengingatkan seluruh warga agar tidak lengah terhadap berbagai modus penipuan yang kini menyebar lewat saluran digital, Senin (21/9/2026)
Seiring waktu, para pelaku semakin kreatif menyusup di tengah aktivitas harian warga, mulai dari pesan singkat, media sosial, hingga panggilan telepon yang seolah-olah datang dari pihak resmi.
Kenali Modus yang Sering Terjadi
Polres Jember merangkum tanda-tanda yang wajib diwaspadai:
– Menerima pesan dari nomor atau akun tidak resmi — mengaku sebagai instansi, kerabat, atau pihak berwenang
– Diarahkan membuka tautan/link tidak dikenal — yang bisa mencuri data atau mengakses rekening pribadi
– Diminta memberikan data rahasia — seperti nomor identitas, PIN, kata sandi, maupun kode OTP
Langkah Cegah agar Tetap Aman
Tiga hal sederhana namun menyelamatkan harta benda:
– Jangan pernah bagikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada siapa pun
– Pastikan identitas pihak yang menghubungi — hubungi langsung nomor resmi lewat saluran yang sudah diketahui
– Segera lapor ke pihak berwajib jika ada tanda-tanda penipuan, hubungi nomor darurat 110
“Jangan Mudah Percaya, Selalu Verifikasi Sebelum Bertransaksi.” — pesan tegas Polres Jember kepada seluruh masyarakat.
Polres Jember menegaskan: pihak kepolisian maupun instansi resmi tidak akan pernah meminta data rahasia pribadi seperti kode OTP atau kata sandi melalui pesan singkat maupun telepon. Jika merasa tertipu atau dirugikan, jangan ragu melapor ke kantor polisi terdekat.
SPN: Win


