Kebumen – Akses jalan yang semakin baik dan hunian yang lebih layak menjadi dua manfaat yang tengah diwujudkan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 Kodim 0709/Kebumen. Pembangunan rabat beton di sejumlah desa serta rehabilitasi rumah milik Bapak Rasmanto di Desa Donorojo menjadi bagian dari upaya tersebut, yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Jumat (6/11/2026).
Pembangunan rabat beton tersebar di Desa Tirtomoyo, Jemur, dan Pekuncen. Di Desa Tirtomoyo, pengerjaan telah mencapai 100 persen, sedangkan di Desa Jemur dan Pekuncen masih berlangsung. Kehadiran akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan mobilitas warga, termasuk dalam menunjang kegiatan ekonomi dan hubungan antarwilayah desa.
Manfaat program juga menyentuh kebutuhan tempat tinggal masyarakat. Rumah milik Bapak Rasmanto di Desa Donorojo menjadi salah satu sasaran rehabilitasi dari total 45 unit RTLH. Pelaksanaannya didukung melalui kolaborasi Sterad sebanyak 17 unit, Kodam IV/Diponegoro 25 unit dan Baznas 3 unit. Perbaikan ini menjadi langkah nyata untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak.
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P., menjelaskan bahwa pembangunan melalui program Bakti TNI AD tidak hanya berfokus pada penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga pada manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, sementara rehabilitasi rumah menjadi upaya untuk memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat.
Di luar dua sasaran tersebut, Kodim 0709/Kebumen juga mengerjakan pembangunan 12 jembatan, 5 sumur bor air bersih dan 20 titik MCK. Program turut mencakup rehabilitasi 4 sekolah, 4 rumah ibadah, Panti Asuhan Assalam Istiqomah, serta area parkir makam Presiden pertama RI. Berbagai sasaran ini memperluas manfaat program, mulai dari fasilitas umum hingga sarana pendukung kehidupan sosial masyarakat.
Sementara itu, pada sasaran tambahan, operasi bibir sumbing serta bantuan kaki palsu dan kursi roda telah terealisasi. Pengobatan gratis yang menyasar 1.000 orang dan operasi katarak bagi 10 orang masih dalam proses realisasi. Program juga direncanakan dilengkapi dengan penanaman 5.000 bibit pohon sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.
Beragam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian TNI AD hadir melalui kebutuhan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari jalan desa hingga rumah warga, setiap sasaran diharapkan memberi perubahan yang dapat dirasakan dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pewarta : Pendam IV/Diponegoro


