Polsek Wuluhan Amankan Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan di Pantai Papuma

SUARA PAGI
2 Min Read

WULUHAN, JEMBER, Suarapaginews.com – Polsek Wuluhan bersama Satreskrim Polres Jember mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap wisatawan di kawasan Pantai Papuma, Kabupaten Jember. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengungkap secara lengkap kasus tersebut.

Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro, SH, MH, mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus dugaan pengeroyokan yang menyebabkan tiga orang korban berinisial MAP, PRN dan ROS, warga kecamatan Tempurejo mengalami luka-luka.

“Tim masih melakukan proses penyelidikan. Pagi ini kami memeriksa keterangan dari saksi-saksi,” ungkap Kapolsek Wuluhan, Kamis 06/11/2026), di Mapolres Jember.

Lanjut Kapolsek, saat ini tim Reskrim Polsek Wuluhan juga telah mengamankan beberapa terduga pelaku. “Untuk sementara ada lima orang, selanjutnya akan dilakukan pengembangan,” ucap Iptu Handoko.

Berdasarkan keterangan awal, peristiwa tersebut bermula ketika para korban sedang berlibur di Pantai Papuma. Saat berada di lokasi, korban melihat adanya keributan dan berusaha membantu melerai pertikaian yang terjadi.

Sekitar tiga hingga lima menit kemudian, sejumlah orang datang dan menanyakan tindakan korban yang dianggap telah melakukan pemukulan terhadap temannya.

Namun, korban menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan pemukulan, melainkan hanya berusaha melerai keributan.

“Dengan jawaban tersebut, para terduga pelaku tidak terima dan langsung melakukan pengeroyokan secara bersama-sama,” jelas Handoko.

Akibat kejadian itu, tiga korban mengalami luka pada bagian kepala. Sementara satu korban lainnya mengalami sesak napas setelah mendapat tendangan di bagian perut.

Kapolsek Wuluhan menyebutkan, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Mereka menjalani rawat jalan dan saat ini sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan sejumlah keterangan saksi yang mengarah kepada para terduga pelaku. Handoko menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman guna memastikan peran masing-masing orang yang diamankan.

“Antara korban dan pelaku sebelumnya tidak saling mengenal. Namun, dari hasil penyelidikan dan keterangan beberapa saksi, ada yang mengarah kepada para terduga pelaku. Saat ini sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Polisi memastikan perkembangan penanganan perkara tersebut akan disampaikan lebih lanjut setelah proses penyelidikan berjalan. (Suli/Win)

 

Share This Article
Tidak ada komentar