Jalan Belum Beraspal Bukan Penghalang: Kades Klungkung Dampingi Tim Home Care Jangkau Warga Tersulit di Gendir

SUARA PAGI
3 Min Read
oplus_131072

JEMBER, Suarapaginews.com — Semangat dan tekad yang kuat menjadi jembatan menuju warga yang paling membutuhkan. Rabu (23/9/2026), Kepala Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Abdul Gafur, turun langsung mendampingi tim tenaga kesehatan melaksanakan layanan Home Care ke wilayah Gendir, lokasi yang akses jalannya belum diaspal, sehingga memerlukan perjuangan ekstra untuk menjangkaunya.

Bersama tim medis dari Puskesmas Sukorambi dan dr. Lia, Abdul Gafur memastikan perawatan kesehatan sampai tepat di depan pintu rumah warga. Tidak peduli medan yang berat, layanan ini menyasar balita yang mengalami stunting serta lansia yang hidup sendiri dan sulit bergerak ke fasilitas kesehatan.

Warga yang Dijangkau: Perhatian untuk Setiap Nyawa

Di balik catatan data yang disusun, ada kisah nyata warga yang membutuhkan uluran tangan:

– Ibu Nami, lansia yang tinggal sendiri di Krajan 4-1 Karangpring, menerima bantuan BPMT dan PKH. Memerlukan perbaikan tempat tidur, ventilasi udara, serta perawatan luka.

– Ibu Maisa, lansia penyandang disabilitas di Gendir 2-10, menerima BLT DD dan membutuhkan kursi roda agar tetap bisa beraktivitas.

– Ibu Sani, lansia di Gendir Klungkung, mendapat pemantauan kesehatan rutin.

– Alisa, balita berusia 3 tahun yang mengalami stunting, tinggal bersama ibunya di Gendir Klungkung, belum memiliki NIK. Sang ibu kini hamil 5 bulan, menjadi sasaran pemantauan gizi dan kesehatan ibu hamil.

Setiap nama bukan sekadar daftar, mereka adalah warga yang dipastikan tidak terlewatkan dari jangkauan pelayanan negara.

Program Home Care: Hadir di Tengah Keterbatasan

Program Home Care Pemerintah Kabupaten Jember di bawah Bupati Muhammad Fawait hadir menjawab kesulitan warga yang tak mampu datang ke puskesmas. Tenaga medis datang ke rumah, memeriksa kondisi kesehatan, memberikan perawatan, hingga mencatat kebutuhan khusus, mulai dari alat bantu gerak, perbaikan tempat tinggal, hingga pendampingan ibu hamil dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Bahkan di jalan tanah yang licin dan terjal, tim tidak mundur. Sebab, kata Abdul Gafur, “Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena tempat tinggalnya jauh atau sulit dijangkau.”

Papan informasi program terpasang di rumah-rumah warga, lengkap dengan nomor pengaduan masyarakat “Wadul Gus E!”  0811 3031 1188 bukti bahwa setiap keluhan didengar dan ditindaklanjuti.

Bantuan Pangan Juga Tersalurkan

Di kesempatan yang sama, penyaluran bantuan pangan pemerintah juga sampai ke warga Desa Klungkung. Bukti nyata perhatian berjenjang: dari Bupati Jember hingga Kepala Desa, kehadiran negara dirasakan hingga ke sudut-sudut desa yang paling jauh.

Kisah hari ini mengajarkan: pembangunan bukan hanya soal membangun jalan yang mulus, melainkan membangun kepedulian yang tak kenal henti. Agar setiap warga, di mana pun tinggalnya, tetap dihargai, diperhatikan, dan dilayani.

SPN: Win

Share This Article
Tidak ada komentar