JEMBER, Suarapaginews.com – Suasana demokrasi yang hangat dan beradab menyelimuti halaman Kantor Bupati Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), duduk bersama mahasiswa, tokoh tani, serta elemen masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi secara langsung, terbuka, dan tertib, Sabtu (19/9/2026)
Gus Fawait memberikan apresiasi tinggi atas cara penyampaian aspirasi yang dilakukan warga. Menurutnya, sikap elegan, tertib, dan kondusif yang ditunjukkan mahasiswa dan masyarakat adalah cerminan ruang demokrasi yang sehat dan patut dijaga bersama.
“Saya mengapresiasi sikap teman-teman mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara yang elegan, tertib, dan kondusif. Inilah ruang demokrasi yang harus kita jaga bersama,” tegas Gus Fawait.
Bupati menegaskan tidak sekadar mendengar, melainkan memahami secara langsung keresahan sekaligus harapan yang disampaikan. Lebih penting lagi, aspirasi tersebut tidak akan berhenti di ruang pertemuan ini saja.
“Saya mendengar langsung apa yang menjadi keresahan dan harapan mereka. Aspirasi ini tidak berhenti di ruang dialog,” ujarnya.
Langkah nyata pun diputuskan: Pemerintah Kabupaten Jember akan membentuk tim khusus yang melibatkan jajaran Pemkab, tokoh tani, dan perwakilan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal serta menyuarakan seluruh aspirasi kepada pihak terkait hingga mendapat penyelesaian.
“Kami akan membentuk tim yang melibatkan jajaran Pemkab, tokoh tani, dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal serta menyuarakan aspirasi ini kepada pihak terkait,” ungkap Gus Fawait.
Di akhir pertemuan, Bupati mengingatkan bahwa perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi. Yang terpenting, semua pihak tetap duduk bersama, saling menghormati, dan berjalan beriringan demi mencari jalan terbaik bagi seluruh masyarakat Jember.
“Berbeda pendapat adalah hal biasa. Yang terpenting, kita tetap duduk bersama, saling menghormati, dan mencari jalan terbaik untuk masyarakat Jember,”pungkasnya.


