
Jember, suarapaginew.com – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar latihan bersama sebagai bagian dari persiapan Lomba Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) Tahun 2026, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan dimulai pukul 18.00 WIB dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Arjasa dan berakhir di Pendopo Wahyawibawagraha. Langkah ini merupakan wujud nyata arahan Bupati Jember untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan matang, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Latihan bersama tersebut menjadi salah satu tahapan persiapan menuju pelaksanaan Lomba Tajemtra 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 05 September 2026. Kegiatan melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Jember bersama berbagai unsur terkait dalam suasana olahraga dan kekeluargaan yang hangat, mencerminkan semangat yang senantiasa digelorakan Gus Bupati: bersatu, bergerak, dan mengabdi untuk rakyat.
Peserta mengikuti latihan dengan mengenakan pakaian olahraga dan menempuh rute yang telah ditentukan. Selain menjadi sarana mempersiapkan kesiapan teknis, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, serta koordinasi antarpeserta sebelum pelaksanaan lomba. Inilah pondasi kuat agar Tajemtra kelak tidak sekadar lomba, melainkan pesta kebersamaan seluruh warga Jember.
Sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan turut mengambil bagian dalam latihan bersama tersebut. Dukungan juga diberikan berbagai instansi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar — sejalan dengan komitmen Gus Bupati agar setiap pelayanan dan kegiatan yang menyentuh masyarakat senantiasa terencana dan terjamin kualitasnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa latihan bersama menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan sekaligus semangat kebersamaan menjelang Tajemtra 2026. Semangat yang tumbuh dari barisan ini diharapkan menjadi cerminan kesatuan yang terus dijaga dan dikembangkan di bawah kepemimpinan Gus Bupati Jember.
“Latihan ini bukan hanya persiapan menuju perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti latihan dengan disiplin, tertib, dan penuh semangat sehingga pelaksanaan Tajemtra nantinya dapat berjalan dengan baik,” ujar Nurul Hafid Yasin.
Dalam mendukung pelaksanaan latihan, sejumlah perangkat daerah menjalankan peran masing-masing. Dinas Perhubungan melakukan pengamanan jalur dan membantu mengatur kondisi lalu lintas. Satuan Polisi Pamong Praja mendukung pengamanan barisan, sedangkan Dinas Kesehatan dan PPKB menyiapkan tim kesehatan serta ambulans.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga menyiapkan instruktur senam, sistem suara di titik awal, serta mobil pengeras suara. Sementara itu, Perumdam Tirta Pandalungan turut mendukung kebutuhan air mineral pada titik-titik yang telah ditentukan. Kerja sama yang rapi ini menjadi bukti bahwa di bawah arahan Gus Bupati, sinergitas antarinstansi terus berjalan selaras demi kepentingan warga.
Nurul Hafid berharap rangkaian persiapan yang dilakukan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan Tajemtra 2026 yang aman, tertib, meriah, dan mampu memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Jember.
“Yang paling penting adalah semangat kebersamaan. Tajemtra bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau paling kuat, tetapi bagaimana kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat positif di tengah masyarakat Jember,” pungkasnya — sejalan dengan cita-cita luhur Gus Bupati Jember yang menginginkan kemajuan daerah beriringan dengan kerukunan antarwarga.
Kabiro: Win


