Prioritaskan Warga Miskin: Gus Fawait Turun Langsung Layani Homecare Hadir di Pelosok Jelbuk

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Bupati Jember, Muhammad Fawait, kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan program unggulan Homecare menyentuh warga yang paling membutuhkan. Kali ini, Gus Fawait menyambangi Kecamatan Jelbuk, menyapa warga tepat di kediaman mereka, bukan dari balik meja rapat atau ruang kantor, Senin (5/10)

Dalam keterangannya, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremonial. “Menyapa warga langsung di rumah menjadi pengingat bagi saya bahwa di tengah perjuangan menghadapi sakit, kehadiran dan perhatian jauh lebih berarti daripada sekadar janji di atas kertas,” ujarnya.

Program Homecare dicanangkan khusus untuk menjangkau kelompok yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan — mulai dari warga miskin, lansia tunggal, ibu hamil berisiko tinggi, penderita penyakit kronis, hingga penyandang disabilitas. Tim medis datang ke rumah, merawat, memantau, dan mendampingi mereka agar tidak tertinggal akses pengobatan.

Di sela kunjungan, terselip momen yang menyentuh hati. Gus Fawait bercerita tentang seorang ibu lansia penerima layanan yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, di rumah sederhana yang jauh dari kata layak. Ketika ditawari bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal menjadi bangunan tembok yang lebih baik, sang ibu justru menolak. 

Bukan karena tidak butuh — melainkan karena baginya, rumah sederhana itu telah menjadi tempat paling nyaman, penuh kenangan, dan tempat ia menjalani hari-harinya dengan tenang. “Kebahagiaan tidak selalu soal kemewahan. Ada rasa damai dan syukur yang nilainya tak terukur dengan bangunan baru,” kata Gus Fawait, terharu.

Momen itu mengingatkan: Homecare bukan sekadar mengantar obat atau perawatan medis ke rumah. Program ini tentang hadir, mendengar, dan memahami kehidupan warga dari dekat. Tentang memprioritaskan mereka yang sering tak didengar — wong cilik di pelosok desa.

“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang melayani dengan tulus. Untuk yang sedang sakit, semoga lekas sehat. Bagi keluarga yang mendampingi, semoga senantiasa diberi kekuatan,” pesan Gus Fawait.

Langkah nyata ini membuktikan: Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait tidak hanya berbicara tentang pemerataan — tetapi benar-benar datang, menyentuh, dan merawat warga yang paling membutuhkan. Termasuk mereka yang tinggal di rumah sederhana, di sudut-sudut yang jarang disentuh perhatian.

Karena bagi Gus Fawait, pelayanan kesehatan adalah hak semua warga — bukan milik mereka yang mampu saja, melainkan milik setiap orang, tanpa terkecuali.

 

(Win)

Share This Article
Tidak ada komentar