JAKARTA, Suarapaginews.com — Ning Ghyta hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), dan Posyandu yang digelar di Jakarta pada Senin (21/9/2026).
Kehadiran ini menegaskan komitmen memperkuat ketiga pilar pemberdayaan masyarakat tersebut agar bergerak lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan warga di tingkat desa hingga kelurahan.
Rakor yang dipusatkan ini menjadi momen penting menyamakan arah kebijakan, memperbarui strategi pelaksanaan program, serta membangun jaringan kerja sama antar-daerah maupun dengan kementerian terkait.
Ning Ghyta turut menyerap berbagai arahan, praktik terbaik, serta inovasi terkini yang nantinya akan disesuaikan dan diterapkan di lingkungan masyarakat.
Tiga fokus utama yang dibahas dalam rapat ini meliputi:
✅ Dekranasda — Menggali potensi kerajinan dan produk unggulan daerah, membuka akses pasar yang lebih luas, serta memberdayakan pelaku usaha mikro dan pengrajin lokal agar produk daerah makin dikenal dan bernilai ekonomi tinggi.
✅ TP PKK — Memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan, mencakup pengasuhan, pendidikan, kesejahteraan keluarga, hingga ketahanan pangan di lingkungan masing-masing.
✅ Posyandu — Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dasar, pemantauan gizi balita, deteksi dini kesehatan ibu dan anak, serta menjadikan Posyandu sebagai pusat kegiatan yang aktif, rutin, dan bermanfaat nyata bagi warga.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar menghadiri rapat, melainkan membawa semangat agar Dekranasda, TP PKK, dan Posyandu di daerah kita semakin hidup dan berdaya. Ketiga kekuatan ini berada di garis terdepan melayani masyarakat, maka tata kelolanya harus makin rapi, transparan, dan responsif,” ujar Ning Ghyta.
Hasil dari rakor ini akan segera ditindaklanjuti dengan menyusun rencana kerja yang terarah, melibatkan seluruh elemen masyarakat, serta memastikan setiap program yang dirancang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga-keluarga di seluruh pelosok.
Ning Ghyta juga menekankan pentingnya sinergi antar-satuan kerja agar tidak tumpang tindih, melainkan saling menguatkan demi kemajuan bersama.
SPN: Win


