Keren dari Lahan Tidur Menuju Lahan Produktif Lapas Purwodadi

SUARA PAGI
3 Min Read

Grobogan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi bersama penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan meninjau lahan idle milik Lapas di Jalan Pemuda dan Area Lapas Purwodadi, Senin (10/8/2026) sore.

Peninjauan dilakukan untuk melihat potensi pemanfaatan lahan seluas sekitar 5470 meter persegi tersebut. Lahan itu rencananya akan dikembangkan menjadi lokasi edukasi sekaligus wisata di tengah kota dengan rencana skema agrowisata tengah kota dengan memanfaatkan tanaman kelapa genjah.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pemanfaatan lahan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai sarana pelatihan pembinaan kewirausahaan bagi warga binaan.

“Harapannya, kedepan lahan ini bisa ditanami kelapa genjah, sehingga bisa menjadi lokasi wisata di tengah kota yang bisa dikembangkan untuk kewirausahaan bagi warga binaan,” ujar Erik.

Menurutnya, pengembangan lahan tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Kelas IIB Purwodadi dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah dengan dukungan dan kerjasama Kementerian Pertanian, melalui dinas pertanian kabupaten Grobogan.

Selain itu, rencana tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas dalam implementasi asta cita presiden dan 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lapas Purwodadi dibawah Komandan Erik Murdiyanto secara masif terus berbenah dan bergerak dalam pelaksanaan ketahanan pangan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan termasuk nantinya program Integrared farming sebagai pertanian terpadu yang terintegrasi baik itu dalam pengelolaan pertanian, peternakan, dan perikanan secara bersamaan.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian, Mulyadi, mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung potensi lahan sekaligus menentukan komoditas yang paling sesuai untuk dikembangkan.

“Kami meninjau mengenai potensi pemanfaatan lahan. Sudah ada gambaran, kemungkinan yang cocok ditanami kelapa genjah. Tapi nanti akan kita kaji lagi,” kata Mulyadi.

Ia menambahkan, kajian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi lahan, teknis budidaya, serta konsep pengembangan yang paling tepat.

Jika terealisasi, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi ruang edukasi pertanian dan wisata alternatif di tengah Kota Purwodadi.

Di sisi lain, keberadaan kebun kelapa genjah tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran dan praktik bagi warga binaan dalam mengembangkan keterampilan di bidang pertanian sekaligus membuka peluang kewirausahaan.

Lapas Kelas IIB Purwodadi menyatakan akan serius menindaklanjuti rencana tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait, sehingga lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat memberikan manfaat lebih luas bagi warga binaan maupun masyarakat.

Pewarta : Tim/ Red

Share This Article
Tidak ada komentar