JEMBER, Suarapaginews.com — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan kebanggaan yang mendalam atas lahirnya inovasi cerdas sekaligus penuh empati dari kalangan mahasiswa di daerahnya, Sabtu (3/10/2026)
Para mahasiswa STIKes Bhakti Al-Qodiri Jember berhasil menciptakan karya bernama Smart Apron, sebuah terobosan yang dirancang khusus untuk membantu sahabat penyandang tunagrahita memahami perubahan fisik yang terjadi saat memasuki masa pubertas.
Inovasi ini bukan sekadar penemuan biasa. Smart Apron hadir menjawab kebutuhan yang sering terabaikan: bagaimana menjelaskan perubahan tubuh secara mudah, ramah, dan dapat dipahami oleh anak-anak tunagrahita ketika mereka tumbuh dewasa. Karya ini dinilai sebagai bukti nyata kecerdasan yang disertai kepedulian tulus terhadap sesama.
“Saya bangga sekali bisa bertemu dengan adik-adik mahasiswa STIKes Bhakti Al-Qodiri Jember yang berhasil melahirkan inovasi Smart Apron. Inovasi ini dirancang untuk membantu sahabat tunagrahita dalam mengenali perubahan fisik yang mereka alami saat memasuki masa pubertas. Sebuah karya yang bukan hanya menunjukkan kecerdasan, tetapi juga kepedulian terhadap sesama,” ungkap Gus Fawait.
Bupati menegaskan bahwa Jember sesungguhnya tidak pernah kekurangan pemuda-pemuda hebat dan mahasiswa berprestasi. Tantangannya hanyalah bagaimana semua pihak bersatu memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan agar ide-ide brilian mereka terus berkembang serta bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Jember tidak pernah kekurangan anak-anak muda hebat dan mahasiswa berprestasi. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan agar karya mereka bisa terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” tambahnya.
Gus Fawait pun memberikan jaminan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember. Seluruh mahasiswa yang berprestasi, berinovasi, serta mengharumkan nama daerah akan selalu mendapat tempat dan pendampingan dari pemerintah.
“Insya Allah, Pemerintah Kabupaten Jember akan selalu mendukung adik-adik mahasiswa yang berprestasi, berinovasi, dan membawa nama baik Jember. Terus berkarya. Dari Jember, kita buktikan bahwa inovasi anak muda bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Jember.
Kehadiran Smart Apron menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda Jember tidak hanya berhenti di ruang kelas, melainkan mampu menjawab masalah sosial yang nyata.
Pemerintah berkomitmen menjadi jembatan agar karya-karya serupa makin banyak lahir, makin dikenal, dan makin bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jember.
(Win)


