Pemkab Jember Ajukan Penambahan Kuota Bansos & Percepat Alat Bantu Disabilitas  

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER, Suarapaginewes.com — Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menindaklanjuti hasil evaluasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI per Agustus 2026, yang menunjukkan adanya kekosongan kuota bantuan sosial (bansos) bagi 9.815 warga yang seharusnya menerima manfaat namun belum tersentuh, Kamis (24/9)

Kondisi ini menjadi pemicu utama Pemkab Jember untuk memperjuangkan penambahan kuota sekaligus mempercepat pemenuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas agar tidak ada warga yang tertinggal.

Mengejar Kuota agar Tak Ada yang Tertinggal

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Lingga Diputra, menjelaskan bahwa Pemkab Jember telah mengajukan secara resmi kepada Kemensos RI agar kuota penerima bansos dapat ditingkatkan, dengan target capaian minimal 80 persen dari jumlah warga yang berhak.

“Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan bertahap, melainkan dapat diselesaikan sekaligus. Tentu pelaksanaannya tetap menyesuaikan kebijakan dan pembagian kuota bersama kabupaten/kota lain,” ungkap Lingga Diputra.

Pemkab Jember menegaskan prinsip: bantuan harus tepat sasaran, jangkauan pelayanan sosial harus semakin luas, dan tidak boleh ada warga yang tertinggal. Setiap nama yang terdaftar dalam data terpadu akan dipastikan terverifikasi dan menerima haknya tanpa pengecualian.

Percepatan Alat Bantu Disabilitas: 20 Usulan Sudah Masuk Prioritas

Selain bansos, Pemkab Jember juga berkoordinasi dengan Kemensos RI untuk mempercepat penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas, termasuk kaki dan tangan palsu. Dari total 49 usulan yang diajukan, 20 usulan telah masuk daftar prioritas untuk segera diproses, sementara 29 usulan lainnya sedang disempurnakan secara administratif agar dapat segera direalisasikan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada atlet disabilitas berprestasi asal Jember, termasuk atlet sepak bola disabilitas yang telah mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Terkait kebutuhan kaki palsu khusus berbahan karbon dengan spesifikasi tinggi dan biaya yang tidak sedikit, Kemensos menyarankan koordinasi lintas kementerian bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar dukungan dapat dipenuhi secara optimal.

Komitmen Nyata: Pelayanan Sosial yang Menjangkau Semua Lapisan

Langkah-langkah ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemkab Jember memastikan pelayanan publik tidak hanya sampai di permukaan, tetapi benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan — dari keluarga penerima bansos hingga penyandang disabilitas yang memerlukan alat bantu untuk beraktivitas mandiri.

Pemkab Jember terus berkomitmen memperjuangkan hak setiap warga, baik melalui penambahan kuota bansos, percepatan alat bantu, maupun dukungan khusus bagi atlet berprestasi, agar kemajuan pembangunan Jember dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

SPN: Win

Share This Article
Tidak ada komentar