Gus Fawait Bukti Komitmen: Ribuan PPPK Jember Tidak Dirumahkan Saat Daerah Lain Gelombang PHK

SUARA PAGI
2 Min Read

JEMBER, suarapaginews.com — Suasana ricuh dan gelombang kepanikan melanda sejumlah daerah di Indonesia belakangan ini. Ribuan tenaga PPPK paruh waktu turun ke jalan mendengar kabar status mereka akan dirumahkan. Namun di tengah ketidakpastian nasional, Kabupaten Jember justru tampil berbeda  berdiri tegak menjaga nasib ribuan pengabdi daerahnya.

Pemerintah pusat bersama DPR telah memfinalisasi arah penataan PPPK menuju 2027: PPPK paruh waktu khususnya guru akan diberi kesempatan beralih menjadi PPPK penuh waktu, dan PPPK penuh waktu berpeluang mengikuti seleksi CPNS yang diproyeksikan digelar tahun tersebut . Namun perlu ditegaskan  bukan berarti otomatis menjadi PNS. Ada prosedur, persyaratan, dan seleksi yang tetap harus diikuti .

Lalu apa bedanya Jember?

Di banyak daerah, keterbatasan fiskal membuat pemerintah daerah memilih tidak memperpanjang kontrak tenaga honorer maupun PPPK paruh waktu. Tapi di Jember, Bupati Muhammad Fawait justru mengambil langkah sebaliknya memberikan kepastian status sejak akhir tahun lalu. Pada 23 Desember 2025, Pemkab Jember secara resmi menyerahkan 8.344 SK PPPK Paruh Waktu kepada ribuan tenaga non-ASN di Jember Sport Garden .

“Jember menjadi satu-satunya kabupaten yang tidak memutus satu pun P3K dan P3K paruh waktu dari awal pemerintahan kita. Ini komitmen saya,” tegas Gus Fawait.

Keputusan ini bukan tanpa biaya. Di tengah tekanan efisiensi anggaran yang juga dirasakan daerah lain, Jember memilih memuliakan tenaga yang telah lama mengabdi, bukan membuang mereka saat masa sulit. Komitmen diperkuat Ketua DPRD Jember Ahmad Halim yang menyebut Jember bertahan mempertahankan PPPK paruh waktu di tengah banyak daerah yang kewalahan membiayai.

Kini, saat kebijakan pusat mulai bergulir menuju 2027, ribuan PPPK Jember tidak perlu cemas kehilangan pekerjaan. Mereka sudah memiliki kepastian status dan waktu untuk mempersiapkan diri mengikuti peluang peralihan ke PPPK penuh waktu maupun seleksi CPNS yang akan datang .

“Jangan hanya melihat status hari ini, tapi lihatlah kesempatan bagi mereka yang sudah lama mengabdi,” pesan Gus Fawait .

Sebuah pelajaran sederhana: tidak semua daerah sama. Di saat banyak tempat memulai dari ketidakpastian, Jember sudah memulainya dengan kepastian dan itu membuat semua perbedaan .

Share This Article
Tidak ada komentar