JEMBER, suarapaginew.com — Di hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pemerintah Kabupaten Jember menyajikan kado istimewa bukan sekadar seremonial, melainkan berupa capaian nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pembangunan bukan soal berapa banyak program yang dibuat, tetapi seberapa banyak masalah warga yang berhasil diselesaikan, Rabu (19/8).
Pernyataan itu bukan sekadar janji kosong. Angka-angka yang tercatat menjadi bukti konkret. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99,99%, warga Jember kini tak lagi takut biaya saat harus berobat. Di bidang pendidikan, sebanyak 7.832 putra-putri Jember menerima beasiswa, sehingga semangat menuntut ilmu terus berjalan tanpa terhalang biaya.
Infrastruktur pun terus diperkuat: kualitas jalan naik ke 79,96%, Bandara Notohadinegoro kembali aktif melayani masyarakat, dan perekonomian daerah tumbuh 6,35% dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil menembus angka Rp 1 Triliun. Petani dan nelayan pun tak luput mendapat perhatian, dengan dukungan program mulai dari Alsintan hingga layanan e-Pas Kecil.
Kehadiran pemerintah juga terasa lewat kanal aspirasi yang responsif. Melalui layanan Wadul Gus’e, sebanyak 99,66% aduan warga ditindaklanjuti. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,57, angka kemiskinan turun signifikan, dan laju inflasi tetap terkendali — sejumlah indikator makro yang menjadi pondasi kuat kemajuan daerah.
Data resmi Pemkab Jember mempertegas capaian tersebut: IPM naik dari 68,88 ke 71,57, angka kemiskinan turun menjadi 8,67%, inflasi terjaga di 2,53%, dan PDRB mencapai Rp 102,76 Triliun. Semua ini membuktikan bahwa strategi pembangunan yang dijalankan Pemkab Jember berjalan pada jalur yang tepat sasaran.
“Membangun Jember, adalah cara kami membangun Indonesia.” Kalimat ini bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang dijalani secara nyata oleh Gus Fawait dan jajarannya. Setiap kemajuan di daerah dianggap sebagai sumbangsih bagi kemajuan bangsa secara keseluruhan.
Di peringatan HUT RI ke-81 ini, capaian-capaian tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang berpihak pada rakyat mampu melahirkan perubahan yang berkelanjutan. Gus Fawait terus membuktikan: pembangunan yang sesungguhnya adalah yang dirasakan, bukan yang hanya diumumkan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Jember Baru, Jember Maju!
Kabiro: Win


