JEMBER, suarapaginew.com — Sebuah tonggak kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat terukir di Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Pada Kamis (13/8) pagi, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan secara serentak melalui sambungan daring Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Dusun Mandilis.
Peresmian yang berpusat di Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan Polres Jember di lokasi jembatan. Hadir antara lain Kabagops Kompol Istono, Kabag SDM Kompol Akhmad Musofa, para Kasat, Kapolsek Tempurejo, perangkat desa, pelajar, serta puluhan warga dari dua kecamatan yang kini terhubung.
Jembatan ini menjawab kebutuhan mendasar yang telah dirasakan warga sejak lama. Terutama menghubungkan wilayah Kecamatan Tempurejo dengan Kecamatan Silo yang sebelumnya terhambat aksesnya, sekaligus membuka keterisolasian wilayah pedalaman yang selama ini menyulitkan pergerakan warga.
Bukan sekadar jembatan penghubung, kehadirannya juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan kemudahan akses pendidikan warga. Infrastruktur yang dibangun swadaya ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri untuk hadir mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan dan pelosok desa.
Secara nasional, Program Jembatan Merah Putih Presisi telah membuktikan skala manfaatnya. Polri diketahui telah membangun dan merevitalisasi 895 jembatan di 30 Polda dengan panjang total 19,2 kilometer, yang kini menghubungkan 1.314 desa dan memberi manfaat bagi sekitar dua juta penduduk di seluruh Indonesia.
Kehadiran jembatan ini di Dusun Mandilis kini menjadi penghubung yang mempererat hubungan antarwarga. Warga Dusun Mandilis dan sekitarnya tak lagi terhalang, perjalanan menjadi lebih singkat, aman, dan membuka peluang yang sebelumnya sulit terjangkau.
Kegiatan peresmian berjalan tertib, lancar, dan penuh harapan. Antusiasme warga, pelajar, dan seluruh elemen yang hadir menjadi saksi bahwa kehadiran infrastruktur yang tepat sasaran membawa dampak nyata dan berharga bagi kehidupan sehari-hari.
Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan jembatan harapan. Ia membuktikan bahwa kehadiran negara dan Polri terasa nyata ketika mampu menjawab kebutuhan rakyat dengan solusi yang menyentuh langsung kehidupan mereka.
Kabiro: Win


