JEMBER, Suarapaginews.com — Kabar gembira datang dari dunia kesehatan Kabupaten Jember! Per tanggal 1 Oktober 2026, cakupan jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Jember telah mencapai 98,69 persen, mencakup 2.613.815 jiwa dari total penduduk sebanyak 2.648.587 jiwa. Jumat (9/10/2026).
Angka ini menempatkan Jember sebagai salah satu daerah dengan capaian cakupan JKN tertinggi di Jawa Timur.
Capaian Mengesankan:
– Cakupan JKN: 98,69% — nyaris seluruh warga Jember telah terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
– Peserta Aktif: Sebanyak 2.128.173 jiwa atau 80,35% dari peserta terdaftar aktif memanfaatkan layanan kesehatan.
– Nilai Layanan: Hingga September 2026, BPJS Kesehatan telah mencatat pembayaran biaya pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di Jember mencapai Rp1,42 triliun — angka yang menunjukkan betapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Tidak Berhenti di Angka — Hadirkan Layanan di Hati Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya berhenti pada pencapaian angka. Dua program inovatif turut melengkapi akses kesehatan warga:
Program Home Care — hadir bagi keluarga rentan, lansia tunggal, penyandang disabilitas, dan penderita penyakit kronis, di mana tenaga kesehatan datang langsung ke rumah warga yang membutuhkan.
Mobil Cinta — layanan jemput-antar pasien yang memudahkan warga pulang ke rumah setelah menjalani perawatan di rumah sakit, tanpa biaya tambahan.
“Dengan capaian ini, warga Jember tak perlu lagi cemas soal biaya berobat. Kesehatan adalah hak seluruh masyarakat, dan Jember berkomitmen memastikan tak ada satu pun warga yang tertinggal,” ungkap Gus Fawait.
Langkah ini membuktikan bahwa pembangunan kesehatan di Jember bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan di kehidupan nyata setiap warganya.
Data per 1 Oktober 2026 | Sumber: BPJS Kesehatan & Pemkab Jember. (Win)


