JEMBER, Suarapaginews.com — Bupati Jember turun langsung meninjau kondisi antrean kendaraan yang memanjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya. Melihat keluhan masyarakat yang semakin meningkat akibat keterbatasan pasokan, Bupati Jember menyampaikan permintaan tegas kepada pihak Pertamina untuk segera membuka rute cadangan distribusi, guna mengatasi kelangkaan dan antrean panjang yang kerap terjadi, Selasa (8/9)
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kebutuhan bahan bakar minyak di Kabupaten Jember sangat besar dan terus meningkat setiap harinya. Rute distribusi yang ada saat ini dinilai belum cukup mampu menampung lonjakan permintaan, sehingga kerap terjadi penumpukan kendaraan di SPBU, bahkan sebelum jam operasional berakhir.
“Masyarakat butuh kepastian pasokan. Jangan sampai warga harus antre berjam-jam hanya untuk mengisi bahan bakar kendaraannya. Kami minta Pertamina segera membuka rute cadangan agar pasokan lebih lancar dan merata ke seluruh titik di Jember,” tegas Bupati Jember di lokasi peninjauan.
Pembukaan rute cadangan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek yang efektif, sekaligus mengisi kekosongan pasokan sebelum langkah-langkah strategis lainnya seperti penambahan jumlah SPBU dan pemetaan ulang distribusi benar-benar terwujud. Dengan adanya jalur alternatif, aliran pasokan BBM tidak lagi bergantung pada satu jalur utama yang rawan tersendat.
Bupati juga berjanji Pemkab Jember akan memberikan dukungan penuh, termasuk kemudahan koordinasi di lapangan, demi kelancaran pelaksanaan rute cadangan tersebut. Namun, pihak Pertamina diharapkan segera merespons dan merealisasikan permintaan ini demi kenyamanan dan kepentingan masyarakat luas.
“Kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama. Kalau pasokan BBM terjamin, mobilitas berjalan lancar, maka roda ekonomi Jember pun akan terus berputar dengan baik,” tambahnya.
Sampai saat ini, pihak Pertamina belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan pembukaan rute cadangan tersebut. Namun, Pemkab Jember berharap kesepakatan dapat segera diambil dalam waktu dekat, agar antrean panjang yang sudah menjadi keluhan sehari-hari warga Jember dapat segera teratasi.
Kabiro: Win


