JEMBER, suarapaginew.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember menunjukkan respon cepat dalam menangani laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Seorang warga dari wilayah Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, melaporkan dirinya menjadi korban kasus penipuan yang dilakukan melalui jalur daring atau online. Selasa (21/7)
Laporan resmi telah diterima dan langsung ditindaklanjuti oleh tim Satreskrim Polres Jember tak lama setelah disampaikan korban. Kesigapan ini diberikan sebagai wujud komitmen kepolisian untuk hadir dan melayani pengaduan masyarakat dengan secepat mungkin tanpa menunda waktu penanganan.
Berdasarkan keterangan korban, kronologi kejadian bermula saat ia berniat membeli handphone melalui salah satu lapak yang ia temukan di media sosial. Korban merasa tertarik dengan penawaran tersebut dan berencana melanjutkan proses transaksi sesuai kesepakatan awal.
Tak disangka, pada malam harinya korban dihubungi oleh sebuah nomor yang tidak dikenal. Penelepon mengaku sebagai pihak pengelola lapak dan menyampaikan informasi bahwa terjadi kesalahan terkait video unboxing pesanan yang akan dikirimkan.
Pelaku kemudian menakut-nakuti korban dengan pernyataan bahwa akun yang digunakan untuk bertransaksi saat ini sudah terancam diblokir permanen. Untuk memulihkan kembali akses akun tersebut, pelaku meminta korban untuk mengklik tautan atau link yang baru saja dikirimkan.
Tanpa curiga, korban mengikuti arahan pelaku dan membuka tautan yang diberikan. Akibat tindakan tersebut, sejumlah dana milik korban berkurang secara otomatis hingga menimbulkan kerugian materi yang cukup besar, yaitu diperkirakan mencapai kurang lebih 10 juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Ario Senopati Joyonegoro, S.Tr.K., S.I.K., CPRH., membenarkan telah diterimanya laporan resmi tersebut. Saat ini tim penyidik sedang memeriksa keterangan korban secara mendalam, mengumpulkan bukti transaksi, rekaman percakapan, serta menelusuri jejak digital pelaku.
Satreskrim Polres Jember mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa waspada terhadap modus serupa. Jangan mudah percaya nomor asing yang menghubungi secara tiba-tiba, hindari mengklik tautan mencurigakan, dan pastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi sebelum melakukan transaksi maupun memberikan data pribadi.
Pewarta: Win


