JEMBER, Suarapaginews.com — Kamis, 22 Oktober 2026 — Semarak Hari Santri Nasional 2026 terasa hangat di Kecamatan Jelbuk. Kapolsek Jelbuk, IPTU Irfan Ansori, S.H., bersama jajaran Muspika Kecamatan Jelbuk (Camat dan Danramil), turut hadir dan mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.
Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur Muspika dalam peringatan Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober ini bukan sekadar rutinitas. Lebih dari itu, kehadiran Kapolsek Jelbuk bersama Muspika adalah wujud nyata sinergi tiga pilar: aparat keamanan, pemerintah tingkat kecamatan, dan kalangan pesantren berdiri berdampingan, bersatu dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Irfan Ansori juga menyampaikan pesan-pesan penting kepada para santri dan hadirin. Ia mengajak seluruh santri untuk ikut aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
“Mari kita bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif. Bijaklah bermedia sosial, tolak sebaran berita bohong atau hoaks, jauhi narkoba serta judi online, dan senantiasa menangkal paham radikalisme serta intoleransi di tengah masyarakat,” pesannya.
Lebih dalam, momentum ini juga dimaknai sebagai momen untuk meneladani dan meneruskan semangat juang para ulama dan santri terdahulu yang telah berjuang keras menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Santri adalah pewaris nilai luhur bangsa. Semangat mereka adalah benteng kita dalam menjaga persatuan dan kesatuan negeri tercinta ini,” tambah Kapolsek Jelbuk.
Semoga kebersamaan dan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah, dan dunia pesantren senantiasa terjaga, demi terciptanya masyarakat Jelbuk yang aman, damai, dan berkah. (Win)


