Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri Wisuda Prabhatar (Prajurit Bhayangkara Taruna) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Pendidikan 2026 di Lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Kamis (8/10/2026).
Wisuda dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dan Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan pembacaan keputusan Prabhatar Akademi TNI dan Akpol serta prosesi pelantikan para Taruna dan Taruni.
Sebanyak 1.944 Taruna dan Taruni resmi menyelesaikan pendidikan dasar, terdiri dari 913 Prajurit Taruna Akmil, 413 Prajurit Taruna AAL dan 269 Prajurit Taruna AAU serta 319 Taruna dan 30 Taruni Akpol.
Wisuda Prabhatar menjadi bagian penting dalam perjalanan awal pendidikan para Taruna dan Taruni. Setelah menjalani pembentukan dasar secara bersama, mereka selanjutnya melanjutkan pendidikan sesuai lembaga masing-masing, baik Akmil, AAL, AAU maupun Akpol.
Lebih dari sekadar berakhirnya satu tahap pendidikan, Prabhatar menjadi ruang untuk menanamkan nilai disiplin, kebersamaan dan semangat pengabdian. Dari proses yang dijalani bersama, tumbuh pemahaman bahwa tugas menjaga bangsa membutuhkan kekuatan yang tidak hanya dibangun melalui kemampuan masing-masing, tetapi juga melalui kemampuan untuk bekerja bersama.
Nilai kebersamaan tersebut menjadi bekal penting ketika para Taruna dan Taruni kelak kembali menjalankan tugas di lingkungan masing-masing. Perbedaan matra dan institusi tidak menghilangkan satu tujuan yang sama, yakni mengabdikan diri kepada bangsa dan negara serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kehadiran Pangdam dalam Wisuda Prabhatar menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pembentukan generasi penerus TNI-Polri yang profesional, berkarakter dan memiliki semangat pengabdian. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri dibangun sejak dari pendidikan, melalui kebersamaan, disiplin dan nilai pengabdian yang terus ditanamkan.
Pewarta : Pendam IV/Diponegoro


