JEMBER, Suarapaginews.com — Pasar Tanjung, jantung perekonomian rakyat di Kabupaten Jember, akan segera dibenahi agar menjadi tempat yang makin nyaman, tertata, dan layak baik bagi para pedagang maupun masyarakat yang berbelanja. Itu ditegaskan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember, Senin (14/9/2026).
Pemkab Jember menegaskan komitmennya: pembangunan dan pembenahan pasar tidak akan mengorbankan mata pencaharian warga. Selama proses pengerjaan berlangsung, aktivitas perdagangan akan tetap berjalan. Tidak ada penghentian usaha, tidak ada penggusuran yang memutus nafkah.
“Pasar dibenahi, usaha tetap berputar.”
Itulah prinsip utama yang dipegang teguh. Bupati menegaskan bahwa pembangunan harus hadir tanpa mematikan sumber penghidupan masyarakat. Baik pedagang yang sudah menempati ruang di dalam pasar maupun yang berdagang di luar, semuanya adalah warga yang berjuang untuk keluarga dan keduanya berhak mendapatkan tempat yang layak.
Pembenahan ini dirancang agar pedagang di dalam pasar dapat berdagang dengan tenang tanpa terganggu, sementara pedagang di luar juga akan dicarikan solusi tempat yang memadai, sama seperti relokasi tertib yang direncanakan bagi pedagang di kawasan Alun-Alun. Semua disusun secara manusiawi, tidak ada yang ditinggalkan.
“Kami membangun bukan untuk menggeser, melainkan untuk menata agar lebih baik. Sama-sama wong cilik, sama-sama berjuang maka kesejahteraan harus dirasakan oleh semua,” tegas Bupati Fawait.
Dengan langkah ini, Pasar Tanjung tak hanya akan tampil lebih rapi dan indah, tetapi juga menjadi ruang yang adil: tempat di mana kemajuan dan kemanusiaan berjalan beriringan.


