JEMBER, Suarapaginews.com — Kabar mengejutkan datang dari Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Pada Rabu pagi, sekitar pukul 10.30 WIB, warga Dusun Sumber Bulus I, Desa Sumber Bulus, dikejutkan dengan munculnya kobaran api yang tiba-tiba melalap kawasan Gumuk Lengleng. Api dengan cepat membesar karena didorong angin kencang, sehingga seketika menyebar ke berbagai titik di lahan perbukitan tersebut, Rabu (16/9/2026)
Warga yang pertama kali melihat adanya titik api adalah Ririn (40 tahun), warga setempat. Saat diperiksa, api sudah membesar dan meluas seketika. Ririn segera mengabarkan warga sekitar sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ledokombo.
Kurang dari sepuluh menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 10.45 WIB, Polsek Ledokombo langsung bergerak cepat. Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H. memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari 5 personil Polsek, 2 personil Koramil, 2 petugas Satpol PP, perangkat desa, serta puluhan warga yang berdatangan untuk membantu.
“Kami segera turun ke lokasi bersama-sama. Warga sudah berusaha mencegah api meluas dengan memukulkan ranting dan membuat sekat bakar,” ujar Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H., di lokasi kejadian.
Pukul 11.00 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan penyiraman secara intensif ke titik-titik api yang masih berkobar. Berkat kerja sama yang erat antara aparat dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.00 WIB.
Dari hasil pemeriksaan di tempat, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai hampir 2 hektar. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil masih dalam proses penghitungan, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Dusun Sumber Bulus I sudah kembali aman dan kondusif. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membuang puntung rokok atau menyalakan api di area lahan kering tanpa pengawasan, mengingat cuaca yang sedang kering. Perkembangan selanjutnya akan dilaporkan.
Editor: Win


