JEMBER, SuarapagiNews.com — Seiring diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring bagi seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Jember mulai besok, Kamis (10/9) hingga Sabtu (12/9), muncul himbauan penting bagi wali murid dan siswa.
Saat kondisi BBM belum normal dan masih banyak warga yang harus antre panjang demi bahan bakar, masyarakat diimbau untuk tidak bersedia jika pihak sekolah meminta siswa atau wali murid datang ke sekolah hanya untuk mengambil makanan atau paket konsumsi.
Inti Pesan:
– Siswa belajar dari rumah secara daring, tidak perlu ke sekolah
– Tolak jika disuruh datang ke sekolah hanya untuk mengambil makanan
– Makanan sebaiknya dikirim/diantarkan pihak dapur ke rumah masing-masing siswa
– Jika tidak memungkinkan dikirim, distribusi makanan bisa diliburkan sementara dan diganti penyampaiannya pada hari Senin
Pesan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan BBM. Mengingat antrean BBM masih terjadi di berbagai titik, meminta orang tua atau siswa bolak-balik ke sekolah hanya untuk mengambil makanan dinilai kurang tepat dan membebani warga.
“Kondisi BBM kita sedang berusaha supaya kembali normal. Jangan membebani wali murid dengan perjalanan tambahan yang sebenarnya tidak perlu. Biar dapur yang mengantar ke rumah, atau ditunda sampai situasi membaik,” demikian pesan yang menyebar luas di kalangan warga Jember.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat kebijakan pembelajaran daring itu sendiri yaitu mengurangi perjalanan dan mobilitas demi meringankan beban masyarakat di tengah kelangkaan BBM. Diharapkan pihak sekolah dapat memahami kondisi ini dan mencari alternatif distribusi makanan yang lebih bijak dan tidak memberatkan warga.
INFO PENTING UNTUK SISWA & WALI MURID
Mulai besok Kamis s.d. Sabtu (10–12 Sept) sekolah DARING / BELAJAR DI RUMAH.
❌ JANGAN MAU kalau disuruh ke sekolah hanya untuk ambil makanan
✅ Minta diantar ke rumah oleh pihak dapur, ATAU
✅ Ditunda & diganti hari Senin
Alasannya:
BBM masih susah, jangan disuruh bolak-balik hanya untuk ambil makanan. Kita sama-sama saling menghargai kondisi saat ini. Semoga BBM segera normal kembali


