
JEMBER, Suarapaginews.com — Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Pendopo Desa Jelbuk, Jumat sore (28/8/2026). Pemerintah Desa Jelbuk bersama segenap lapisan masyarakat menyelenggarakan peringatan yang menggabungkan tiga momentum sekaligus: Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, HUT Kemerdekaan RI ke-81, serta Selamatan Bersih Desa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Jelbuk, Hendro Handoko, beserta perangkat desa, Danramil Jelbuk Kapten Inf. Bambang Hari Mardiyanto beserta jajaran Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia penyelenggara, dan ratusan warga Desa Jelbuk.
Kapolsek Jelbuk, Iptu Irfan Ansori, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin sore itu. “Tiga momentum ini menjadi kekuatan besar bagi kita: meneladani akhlak Rasulullah, mensyukuri kemerdekaan bangsa, dan merawat kebersamaan warga desa melalui tradisi selamatan,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momen penting untuk meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW — kejujuran, amanah, kesabaran, dan kasih sayang — sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Sementara peringatan HUT RI ke-81 menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan para pahlawan wajah diisi dengan kerja nyata, persatuan, dan menjaga keamanan lingkungan.
Selamatan Bersih Desa yang digelar juga menjadi wujud syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi, kesehatan, dan kerukunan warga Jelbuk selama satu tahun terakhir. Tradisi ini dilestarikan bukan tanpa makna, melainkan sebagai wadah doa bersama, silaturahmi, dan semangat kebersamaan antarwarga.
Dalam kesempatan itu, Iptu Irfan Ansori juga menyampaikan beberapa himbauan penting kepada warga Desa Jelbuk:
1. Jaga Keamanan dan Ketertiban Bersama — Segera laporkan orang asing, kegiatan mencurigakan, atau potensi konflik kepada pihak berwenang, perangkat desa, Babinsa maupun Polsek. Jangan main hakim sendiri.
2. Tertib Berlalu Lintas — Jelang akhir tahun dengan banyaknya kegiatan, warga diimbau berkendara secara aman, selalu gunakan helm, dan hindari berkendara dalam keadaan mabuk.
3. Cegah Judi Online dan Narkoba — Orang tua diminta lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak. Ancaman ini sudah nyata dan meresahkan, sehingga butuh pengawasan bersama.
4. Jaga Kerukunan di Tengah Perbedaan — Terutama jelang pesta demokrasi, beda pilihan itu hal biasa. Namun setelah itu, kita tetap bersaudara, tetap warga Jelbuk. Jangan sampai perbedaan pendapat merusak persaudaraan yang sudah terjalin.
Rangkaian acara berjalan khidmat, diawali dengan pembacaan shalawat dan marhaban, dilanjutkan dengan tausiyah dari ulama setempat yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh warga Desa Jelbuk.
“Semoga pesan-pesan sore ini tidak hanya menjadi pendengaran semata, tetapi benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan dan kesejahteraan Desa Jelbuk yang kita cintai,” tutup Kapolsek Jelbuk.
Joni.


