
JEMBER, Suarapaginews.com – Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait terus membuktikan komitmennya memprioritaskan pendidikan warga melalui program unggulan “Jember Cinta Pendidikan”. Program ini membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak Jember untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa beban biaya, Rabu (26/8)
Bukan sekadar janji, program ini telah melahirkan capaian nyata. Hingga saat ini, 7.037 anak Jember telah menempuh kuliah gratis di 103 kampus se-Indonesia dan dibiayai hingga lulus.
Tak berhenti di situ, pembangunan dan pembenahan sarana pendidikan juga terus digencarkan pada tahun 2025 saja, 124 gedung sekolah telah direvitalisasi, dan tahun 2026 jumlah itu akan melonjak menjadi 256 lembaga pendidikan yang akan dibenahi.
Untuk tahun 2025, anggaran beasiswa yang disiapkan mencapai Rp32 miliar, dengan target kuota beasiswa hingga 20.000 penerima dalam kurun waktu lima tahun. Semangat warga pun luar biasa terbukti pada pendaftaran beasiswa 2026 yang mencapai 11.469 pendaftar, sementara kuota yang tersedia sebanyak 4.200 orang.
“Antusiasme tinggi anak Jember menunjukkan program ini sangat bermanfaat,” demikian tertulis dalam keterangan program tersebut.
Bupati Muhammad Fawait juga menegaskan visi pendidikan yang lebih luas: “Pendidikan bukan hanya soal kuliah, tapi juga soal ruang belajar yang layak sejak dini.” Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menyukseskan program wajib belajar 13 tahun, sehingga setiap anak memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang tanpa terhalang biaya.
Program “Jember Cinta Pendidikan” menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Gus Fawait, pendidikan menjadi jalan utama memajukan Jember dari ruang belajar yang layak di desa-desa, hingga peluang meraih gelar di perguruan tinggi manapun di Indonesia. (Win)


