Pengabdian 34 Tahun di IPSI, Komitmen Tak Padam Majukan Pencak Silat ke Dunia

SUARA PAGI
2 Min Read

JAKARTA – Dedikasi panjang selama 34 tahun bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menjadi bukti nyata komitmen seorang pendekar dalam membesarkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus olahraga prestasi yang mendunia.

Dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban terbarunya, ia menegaskan bahwa perjalanan panjang tersebut bukan sekadar catatan waktu, melainkan rangkaian perjuangan penuh makna yang telah melahirkan berbagai torehan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi merupakan jati diri bangsa Indonesia. Ini adalah warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perkembangan signifikan pencak silat yang kini semakin dikenal dunia. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh elemen IPSI selama puluhan tahun telah membuahkan hasil yang membanggakan.

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus IPSI di berbagai daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam memajukan organisasi serta menjaga eksistensi pencak silat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi kuat antar pengurus, atlet, dan seluruh pegiat pencak silat di Indonesia.

Meski masa pengabdian formal telah mencapai titik penting, ia memastikan perjuangannya tidak akan berhenti. Semangat sebagai pendekar akan terus menyala dalam mendukung IPSI dan pencak silat hingga akhir hayat.

“Saya akan terus bersama pencak silat, menjaga dan membesarkannya, sebagai bagian dari tanggung jawab moral terhadap budaya bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan IPSI ke depan yang dinilai mampu menjaga marwah pencak silat sekaligus mendorong kemajuannya di kancah global.

Harapan besar pun disematkan agar pencak silat dapat menembus panggung olahraga paling bergengsi di dunia, yakni Olimpiade, sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan membanggakan pencak silat sebagai identitas bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya sendiri. Mari kita jaga pencak silat sebagai kebanggaan Indonesia,” pungkasnya.

 

Pewarta : AL/Red

Share This Article
Tidak ada komentar