Siap Dilaksanakan! Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Dimulai 26 Oktober, Ini 8 Sasaran Utamanya!

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Jumat, 23 Oktober 2026

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember resmi mengumumkan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari Senin, 26 Oktober hingga Minggu, 8 November 2026.

Operasi ini digelar di bawah arahan langsung Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., dan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., dengan mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat — Melindungi, Mengayomi, dan Melayani“.

8 Sasaran Utama Operasi Patuh Semeru 2026

Dalam operasi kali ini, pihak kepolisian menegaskan fokus penindakan terhadap 8 pelanggaran lalu lintas yang paling sering terjadi dan berisiko menimbulkan kecelakaan:

1. Penggunaan HP saat berkendara

Menggunakan gawai saat mengemudi memecah konsentrasi dan sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal.

2. Pengemudi/pengendara di bawah umur

Anak-anak belum memiliki kematangan dan keterampilan untuk berkendara di jalan raya.

3. Berboncengan lebih dari satu orang

Sepeda motor dirancang untuk pengemudi dan satu penumpang saja. Berlebihan mengurangi kestabilan kendaraan.

4. Tidak menggunakan helm SNI dan sabuk keselamatan

Perlengkapan standar keselamatan wajib digunakan untuk melindungi nyawa pengendara dan penumpang.

5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol

Kadar alkohol dalam tubuh menurunkan kemampuan mengendalikan kendaraan dan mengambil keputusan di jalan.

6. Melawan arus

Salah satu penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya yang sangat membahayakan nyawa.

7. Melebihi batas kecepatan

Semakin tinggi kecepatan, semakin lama jarak berhenti dan semakin besar dampak benturan saat kecelakaan terjadi.

8. Kendaraan ODOL & knalpot tidak standar

Kendaraan Over Dimension dan Over Load berbahaya bagi pengemudi dan pengguna jalan lain. Knalpot brong juga mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Pesan Kasat Lantas Polres Jember

Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini menyampaikan bahwa tujuan utama operasi ini bukan sekadar menindak, tetapi lebih kepada mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Operasi Patuh Semeru 2026 kami gelar bukan untuk mencari kesalahan warga, tetapi untuk menyadarkan kita semua bahwa tertib lalu lintas adalah kunci keselamatan. Setiap aturan yang ada dibuat bukan untuk membatasi, melainkan untuk melindungi nyawa kita sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.”

“Mari kita jadikan operasi ini sebagai momentum untuk memperbaiki kebiasaan berkendara yang kurang baik. Satu perubahan kecil yang kita lakukan, bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tambahnya dengan hangat.

Polisi Bersama Masyarakat

Kapolres Jember AKBP Alaiddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi:

“Keamanan dan ketertiban di jalan raya bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga keselamatan diri dan orang lain, mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Tertib lalu lintas, selamat sampai tujuan.”

Seluruh masyarakat pengguna jalan di Kabupaten Jember diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas selama periode operasi berlangsung maupun setelahnya, demi terciptanya jalan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua.

Kabiro: Win

Share This Article
Tidak ada komentar