JEMBER, suarapaginew.com – Maraknya kasus penipuan berbasis daring yang semakin beragam di media sosial memancing perhatian serius kepolisian. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Ario Senopati Joyonegoro, S.Tr.K., S.I.K., CPRH., menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan, Selasa (21/7).
Ia menegaskan, saat ini modus kejahatan siber semakin canggih dan menyesatkan, bahkan sering kali menyerupai pihak resmi atau kerabat dekat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya kepada siapa pun yang belum dikenal secara pribadi, meskipun menyampaikan informasi yang tampak meyakinkan.
“Jangan pernah tergoda tawaran harga sangat murah, hadiah undian, atau peringatan mendesak yang datang secara tiba-tiba dari nomor maupun akun asing,” ujar AKP Ario. Ia mengingatkan bahwa penipu kerap memanfaatkan rasa takut, harapan, maupun kebaikan hati korban untuk melancarkan aksinya.
Peringatan utama yang disampaikan adalah agar tidak pernah membuka atau mengklik tautan atau link yang asalnya tidak jelas, tidak diketahui pengirimnya, atau tampak mencurigakan. Link semacam itu sering kali berisi perangkat lunak berbahaya yang dapat mencuri data pribadi maupun informasi keuangan penggunanya.
Pelaku penipuan juga kerap meminta korban mengunduh aplikasi tertentu, memasukkan nomor kartu identitas, kode OTP, atau kata sandi dengan alasan yang dibuat-buat. Seluruh permintaan semacam ini harus diwaspadai, karena lembaga resmi tidak akan pernah meminta data rahasia melalui pesan singkat atau media sosial.
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan seiring tingginya aktivitas masyarakat di berbagai platform media sosial. Pelaku dengan mudah menjangkau sasaran tanpa batas wilayah, menyamar sebagai pembeli, penjual, petugas layanan, hingga kerabat yang sedang mengalami kesulitan.
Jika masyarakat mendapati pesan mencurigakan atau merasa menjadi sasaran upaya penipuan, segera hentikan komunikasi, jangan berikan data apa pun, dan laporkan ke pihak berwajib. Warga juga disarankan memverifikasi informasi melalui saluran resmi lembaga terkait sebelum mengambil keputusan apa pun.
Satreskrim Polres Jember berharap imbauan ini dapat menyadarkan semua kalangan agar lebih teliti dan berhati-hati. Dengan kewaspadaan kolektif, diharapkan potensi kerugian dapat dihindari dan lingkungan bermedia sosial di Kabupaten Jember tetap aman serta nyaman bagi semua.
Pewarta : Win


