Lima Siswi Muallimaat Yogyakarta Tembus Kampus Top Dunia, Diterima di 11 Program dari 6 Negara

Editor SP Suarapagi
6 Min Read

Yogyakarta, SuarapagiNews.com – Sebuah kabar membanggakan datang dari Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta pada awal 2026 ini. Lima siswi berprestasi dari madrasah putri kenamaan tersebut berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi luar negeri bergengsi.

Mereka menembus seleksi kompetitif dari kampus-kampus ternama di enam negara yaitu Australia, Kanada, Irlandia, Malaysia, Polandia dan Selandia Baru. Pencapaian ini tidak lahir dalam semalam, melainkan buah dari proses panjang, bimbingan intensif dan tekad kuat yang tertanam jauh sebelum mereka duduk di bangku kelas 12.

Keberhasilan ini bukanlah hasil keberuntungan semata. Guru Kelas Internasional Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dwi Setiyawan menjelaskan, proses pendampingan telah dimulai sejak jenjang sebelumnya, jauh sebelum para siswi memasuki tahapan akhir seleksi perguruan tinggi. Sejak dini, madrasah memberikan pendampingan berkelanjutan yang kemudian difokuskan secara lebih intensif saat memasuki kelas 12.

“Pada fase akhir, para siswi diarahkan untuk mengejar target kampus tujuan dengan persiapan yang lebih matang dan terstruktur,” kata Dwi Setiyawan, dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Dari sekitar 30 siswi kelas internasional, terdapat 11 siswi yang menunjukkan komitmen kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Mereka mendapatkan bimbingan intensif guna menghadapi berbagai tahapan seleksi perguruan tinggi internasional yang dikenal ketat dan kompetitif. Pada akhirnya, lima di antara mereka berhasil menembus gerbang kampus impian masing-masing.

Direktur Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Unik Rasyidah menyampaikan apresiasinya atas capaian yang disebutnya sebagai bukti nyata visi jangka panjang madrasah dalam membentuk generasi perempuan Muslim yang kompetitif di level dunia.

Menurut dia, peran madrasah tidak terbatas pada keunggulan pembelajaran di kelas, namun mencakup juga pembinaan kemampuan bahasa asing, pendampingan studi lanjut sesuai minat dan bakat setiap siswi, serta penguatan jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga internasional.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat melahirkan alumni yang memiliki standar global, namun tetap kokoh dalam akidah dan spiritualitas,” ujarnya.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, keberhasilan para siswi Muallimaat menembus kampus-kampus bergengsi dunia menjadi inspirasi nyata, bukan hanya bagi madrasah-madrasah Islam lainnya, tetapi juga bagi seluruh pelajar Indonesia yang bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri. Mereka membuktikan bahwa latar belakang pesantren bukan hambatan, melainkan modal karakter yang justru menjadi keunggulan tersendiri di mata dunia.

Prestasi gemilang ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, sebuah institusi yang tidak hanya mencetak siswi taat beragama, tetapi juga kader perempuan berkemajuan yang siap mengarungi panggung internasional dengan bekal iman, ilmu dan integritas.

Kelima siswi yang berhasil diterima di perguruan tinggi luar negeri tersebut adalah Ratna Nadia Hanifah, Fella Fikri Attaqi, Sofia Medina Putri Azalea, Ozora Shemata Shizen dan Zahratu Syifa Asyita Arisda. Bidang studi yang dipilih pun beragam, mencerminkan minat dan bakat masing-masing yang telah diasah selama bersekolah di Muallimaat.

Berikut rincian lengkap penerimaan perguruan tinggi luar negeri yang diraih kelima siswi tersebut:
Fella Fikri Attaqi
Accounting and Finance — Griffith College Ireland, Irlandia
Bachelor of Commerce — Edith Cowan University, Australia
Bachelor of Commerce — The University of Western Australia

Ozora Shemata Shizen
International Relations — Vistula University, Polandia

Ratna Nadia Hanifah
Studies in Social Science; Studies in Humanities; Co-op Psychology & Health Studies — University of Toronto, Kanada
Faculty of Arts — The University of British Columbia, Kanada
Bachelor of Criminal Justice — University of Canterbury, Selandia Baru
LLB (Hons) in Law — Griffith College Ireland, Irlandia
Bachelor of Criminology and Criminal Justice — Griffith University, Australia

Sofia Medina Putri Azalea
Applied Data Science Advanced — Monash University, Australia

Zahratu Syifa Asyita Arisda
Bachelor of Actuarial Studies — Taylor’s University, Malaysia

Ratna Nadia Hanifah tampil paling menonjol dengan berhasil memperoleh tawaran dari lima perguruan tinggi sekaligus di empat negara berbeda, mencakup University of Toronto dan The University of British Columbia di Kanada, University of Canterbury di Selandia Baru, Griffith College Ireland dan Griffith University di Australia.

Pilihan program studi yang luas, dari ilmu sosial, humaniora, psikologi, hukum hingga kriminologi, menunjukkan kapabilitas akademik yang melampaui satu bidang disiplin.

Sementara itu, Fella Fikri Attaqi diterima di tiga universitas dengan fokus akuntansi dan bisnis, yakni Griffith College Ireland, Edith Cowan Universityndan The University of Western Australia.

Sofia Medina Putri Azalea meraih kursi di Monash University Australia untuk program Applied Data Science Advanced, salah satu program paling kompetitif di era transformasi digital.

Ozora Shemata Shizen memilih jalur hubungan internasional di Vistula University, Polandia, sementara Zahratu Syifa Asyita Arisda diterima di program aktuaria bergengsi Taylor’s University, Malaysia.

Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam putri tertua dan paling berpengaruh di Indonesia, berada di bawah naungan organisasi Islam Muhammadiyah.

Sejak berdiri, madrasah ini konsisten menanamkan dua pilar utama, yakni keunggulan akademik dan kekuatan akidah. Capaian lima siswi di tahun 2026 ini menjadi penegasan bahwa dua nilai tersebut tidak saling bertentangan, justru saling menguatkan. ***

Pewarta: Tim/Red

Share This Article
Tidak ada komentar