SMK Go Global: Pemkab Jember Targetkan 1.000 Lulusan SMK Jember Tembus Pasar Kerja Global!

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER, Suarapaginews.com — Sebuah terobosan besar bagi masa depan generasi muda Jember! Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi memperkuat program andalan SMK Go Global, dengan target ambisius: membawa 1.000 lulusan SMK Jember menembus pasar kerja internasional.

Inisiatif strategis ini digaungkan dalam forum Edukasi Perlindungan dan Migran Aman guna menyokong keberlanjutan program SMK Go Global, yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Dinamika Global Membuka Peluang Luas

Menyampaikan pesan Bupati Jember, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menegaskan bahwa pesatnya dinamika permintaan tenaga kerja di pasar internasional saat ini membukakan pintu kesempatan yang sangat luas dan terbuka lebar bagi para pencari kerja dari Jember.

“Dunia tidak lagi berpagar. Permintaan tenaga kerja terampil di berbagai negara terus meningkat. Anak-anak kita di SMK memiliki kompetensi yang tak kalah dari mana pun. Program ini adalah jembatan agar keterampilan mereka dihargai dan terserap langsung ke pasar kerja global,” ujar Achmad Imam Fauzi.

Bukan Sekadar Bekerja — Bekerja dengan Layak dan Aman

Forum Edukasi Perlindungan dan Migran Aman yang digelar beriringan dengan penguatan program ini menjadi bukti bahwa Pemkab Jember tidak hanya mengantar lulusan bekerja ke luar negeri, tetapi juga memastikan mereka terlindungi, terlayani, dan ditempatkan melalui jalur resmi yang aman.

Para peserta dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari prosedur penempatan yang sah, hak-hak pekerja di luar negeri, cara melindungi diri dari penipuan, hingga mekanisme pendampingan saat berada di negara penempatan.

“Kami tidak ingin ada satu pun warga kita yang bekerja di luar negeri tanpa perlindungan yang memadai. Migran aman, pekerja terlindungi itulah syarat utama dari program ini,” tambahnya.

Langkah Nyata Mewujudkan Mimpi Besar

Program SMK Go Global dirancang sebagai ekosistem yang utuh, mencakup:

– ✅ Penyelarasan kompetensi lulusan dengan standar industri negara tujuan

– ✅ Sertifikasi keahlian yang diakui secara internasional

– ✅ Pembekalan bahasa asing dan budaya kerja

– ✅ Kemitraan resmi dengan lembaga penempatan kerja terpercaya

– ✅ Pendampingan perlindungan sebelum, selama, dan sesudah masa penempatan

Target 1.000 lulusan SMK yang ditempatkan di pasar kerja global dalam satu tahun ke depan menjadi tonggak awal Jember untuk terus meluaskan peluang kerja yang bermutu bagi generasi mudanya.

“Jember punya potensi, Jember punya tenaga muda yang terampil. Sekarang, kita berikan mereka peta jalan yang jelas dan aman. Bekerja di luar negeri bukan lagi mimpi yang sulit dijangkau tetapi harus dilakukan dengan benar, resmi, dan terlindungi,” tegas Achmad Imam Fauzi menutup penyampaiannya. 

Langkah menuju masa depan yang lebih cerah telah terbentang. Untuk anak-anak Jember, dunia kini bukan lagi sekadar peta tetapi tempat di mana keterampilan mereka dihargai di mana pun mereka berada. (Win)

Share This Article
Tidak ada komentar