
JEMBER, Suarapaginews.com — Demi memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tidak melambung tinggi di tengah masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Jember melaksanakan pemeriksaan mendadak (sidak) ke sejumlah titik pemasaran di Kabupaten Jember. Salah satu lokasi utama yang disasar adalah kawasan Pasar Tanjung, yang mewakili sekaligus mencakup pasar tradisional maupun pasar modern, Selasa (8/9)
Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Kanit Satgas Pangan Polres Jember, Iptu Harry Sasono, yang didampingi petugas dari instansi terkait dalam satu tim terpadu. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, menyisir lapak pedagang beras, kebutuhan pokok harian di pasar rakyat, hingga supermarket dan ritel modern di sekitar kawasan tersebut.
“Kami sengaja merangkul dua segmen sekaligus — pasar tradisional dan pasar modern — agar gambaran harga dan stok yang kami peroleh benar-benar utuh dan akurat. Masyarakat berhak tahu kondisi sebenarnya, baik yang belanja di lapak pinggir maupun di pusat perbelanjaan,” ungkap Iptu Harry Sasono di lokasi kegiatan.
Pantauan di Pasar Tradisional:
Di pasar rakyat, tim memeriksa stok beras berbagai kualitas, minyak goreng, telur, gula, serta kebutuhan pokok lainnya. Petugas juga memverifikasi harga jual kepada konsumen akhir dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Secara umum, pedagang menyebutkan pasokan masih mengalir lancar, namun beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga tipis yang dinilai masih dalam batas wajar.
Pemantauan di Pasar Modern:
Pemeriksaan juga dilakukan di ritel modern, untuk membandingkan selisih harga dan ketersediaan barang. Di sini tim memastikan tidak ada penimbunan, stok barang cukup, dan label harga jelas tertera. Harga di pasar modern cenderung lebih stabil, namun tetap dipantau agar tidak terjadi lonjakan sepihak yang tidak beralasan.
Iptu Harry Sasono menegaskan, pengecekan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari pengawasan berkelanjutan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk bermain-main dengan harga. Jika ditemukan indikasi penimbunan, pemalsuan harga, atau pelanggaran ketentuan perdagangan, pihaknya tidak segan mengambil langkah hukum.
“Kami melindungi dua pihak sekaligus: konsumen agar tidak dirugikan harga tidak wajar, dan pedagang jujur agar tidak kalah saing dengan mereka yang bermain curang. Satgas Pangan hadir untuk menegakkan keseimbangan,” tambahnya.
Tim juga membuka ruang komunikasi dengan para pedagang, mendengarkan kendala pasokan maupun distribusi yang dihadapi di lapangan. Masukan-masukan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lintas instansi agar rantai pasok pangan di Jember semakin lancar dan terkendali.
Pemeriksaan stok dan harga bahan pokok ini akan terus dilakukan secara rutin maupun mendadak di berbagai kecamatan di Jember. Komitmen Satgas Pangan satu: menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat tetap terjaga setiap saat.

