DEMAK, 6 Juni 2026 – Takdir memang tak pernah dapat ditebak manusia. Di saat rombongan pengantin tengah bersiap mengantar kebahagiaan menuju pelaminan, sebuah peristiwa tragis justru terjadi di jalan raya. Seorang driver pengantar pengantin dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Kedonguter, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Sabtu (6/6/2026).
Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan korban tiba-tiba mengalami kecelakaan saat melintas di ruas jalan Kedonguter. Benturan yang terjadi cukup keras hingga menyebabkan korban mengalami luka serius dan tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan pertama sebelum petugas datang melakukan evakuasi. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong.
Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian. Rombongan pengantin yang semula membawa nuansa bahagia harus menerima kenyataan pahit atas musibah yang terjadi. Tangis keluarga dan rekan-rekan korban pecah ketika kabar meninggalnya sang driver menyebar.
Kecelakaan tunggal ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara harus selalu menjadi prioritas utama. Kondisi kendaraan, kesehatan pengemudi, serta kewaspadaan di jalan menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan, terlebih saat menjalankan tugas yang membawa tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang.
Di tengah suasana pesta yang seharusnya penuh sukacita, takdir berkata lain. Kepergian sang driver meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh pihak yang mengenalnya. Perjalanan yang dimulai untuk mengantarkan kebahagiaan akhirnya berujung pada perpisahan yang menyisakan kesedihan.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Pewarta : Tim/ Red


